Komisi III DPRD Kukar Gelar Pertemuan Bahas Dampak Penambangan Batu Bara

img

(Suasana RDP Komisi III DPRD Kukar)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Komisi III DPRD Kutai Kartanegara menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dampak penambangan perusahaan tambang batubara milik PT Kutai Makmur Insan Abadi, di wilayah Desa Buana Jaya Kecamatan Tenggarong Seberang.

RDP dilangsungkan diruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kukar, Rabu (31/3/2021), dipimpin Ketua Komisi III Andi Faisal, didampingi sejumlah anggota diantaranya Ahmad Yani, Sugeng, Heri Asdar.turut hadir Disnakertran Kukar, DLHK, Perwakilan Badan SDM Kaltim, Kepala Desa Buana Jaya, masyarakat Buana Jaya serta perwakilan manajemen PT Kutai Makmur.

Aktivitas pertambangan batubara yang diharapkan mampu meningkatkan rasa aman, nyaman dan kesejahteraan masyarakat Buana Jaya Tenggarong, malah memunculkan keresahan yang begitu mendalam. Pasalnya aktivitas tambang batubara telah menggangu kenyamanan masyarakat, seperti kondisi bising, debu, dan getaran saat penambangan yang begitu hebat.

“Hadirnya perusahaan diharapkan masyarakat mampu mendorong kesejahteraan masyarakat, bukan menyengsarakan rakyat. Kita beri waktu selama tiga minggu kepada perusahaan untuk menyelesaikan tuntutan masyarakat,” kata Andi Faisal, Ketua Komisi III DPRD Kukar kepada media usai memimpin pertemuan.

Sementara Kepala Desa Buana Jaya Friend Efendi mengatakan, permasalahan ini mulai tahun 2017, jadi pada saat itu tambang sudah mulai mendekat ke pemukiman rumah warga.

"Ada sekitar 15 KK yang di rugikan oleh pihak perusahaan, sebenarnya masing masing perusahaan komitmen bersama masyarakat seiring sejalan, itu akan cepat selesai" ucap Efendi.

Dikatakan Efendi, karena tidak seiring sejalan, sehingga tidak ada titik temu. "Kami dari pemdes berupaya, supaya ini masalah segera terelesaikan. Perusahaan nyaman dan masayarakat pun nyaman, jadi bisa seiring sejalan.”tegasnya.(*riz)