Berau Bakal Bangun Kerjasama dengan Poltekpar Lombok
Bupati
Berau Sri Juniarsih Bersama Jaringam Mitra Pariwisata Kaltim, PHRI Berau, ASITA
Dan Jaringan Mitra Pariwisata (JMP) Berau di acara sosialisasi program
pendidikan pariwisata oleh Poltekpar Lombok NTB.
POSKOTAKALTIMNEWS,
TANJUNG REDEB-Menjajaki beberapa kemungkinan kerjasama dalam hal pendidikan
lanjutan untuk spesifikasi keahlian dibidang pariwisata. Karena kedepan lembaga
pendidikan dibawah naungan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (RI)
tersebut dibuka untuk menerima mahasiswa atapun mahasiswi dari Aparatur Sipil
Negara (ASN).
Memacu langkah baru-baru ini Politeknik Pariwisata (Poltekpar)
Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertandang ke Kabupaten Berau, belum lama
ini.
“Kehadiran mereka bisa dijadikan solusi untuk menyikapi
kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) daerah kita dibidang pariwisata,” Ungkap
Plt Asisten II Setda Bumi Batiwakkal, Agus Wahyudi.
Sebagai
kawasan wisata seyogyanya daerah memiliki SDM dengan skill dibidang tersebut
setidaknya cukup, lebih baik lagi kalau lebih. Namun Kota Sanggam (julukan Kota
Tanjung Redeb) saat ini masih sangat kekurangan.
Padahal salah satu celah untuk mendorong kemajuan bidang
pariwisata itu tergantung SDM nya. Sejauh ini Berau memiliki objek objek wisata
luar biasa, akan sangat baik apabila diiringi dengan pengelolaannya dengan SDM
yang mendukung baik jumlah dan keahliannya.
“Kita upayakan bisa kerjasama ditahun pertama dengan Poltekar
Lombok ini maka biaya masih dibebaskan, tahun selanjutnya baru sharing
biayanya. Hadir dalam tandangan beberapa waktu lalu itu Wakil Direktur 1 bidang
akademik kemahasiswaaan dan kerjasama, DR Farid Said M.Pd,” tambah
pejabat yang juga merupakan Kepala Badan Perencanaaan Penelitian dan Pengembangan
(Bapelitbang) Kabupaten Berau itu.
Masih
menurut beliau saat dijumpai diruang kerjanya Jl APT Pranoto, belum lama ini,
ibarat gayung bersambut penawaran Poltekar tersebut ditengah rencana tahun ini
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau bakal merealisasikan intruksi Pemerintah
Pusat (Pempus) bahwa akan ada beberapa jabatan struktural yang akan
difungsionalkan.
Khusus tahun ini untuk eselon IV dulu, dari kebijakan Pempus ini
akan ada ratusan pejabat struktural yang tidak menduduki jabatannya lagi. Sebab
pejabat itu tidak serta merta bisa menjadi fungsional sesuai bidangnya, kecuali
dinas yang memang sudah ada fungsionalnya misal Dinas Pertanian dan Peternakan,
Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
“Jadi saat ini kita sedang petakan jabatan struktural tersebut
sehingga diketahui pasti jumlahnya. Nah ini saya sampaikan peluangnya untuk
meniti karir dan memantapkan skill, kita berusaha mencarikan solusi supaya
kedepan pejabat yang belum difungsionalkan kita arahkan ke Poltekpar Lombok,” ujar
Pejabat kelahiran 1963 tersebut.
Diharapkan
lanjutnya , melalui Poltekpar ASN Bumi Batiwakkal kalau nantinya Pemda akan
mengarahkan kesana, agar kelak dapat menghasilkan SDM Pariwisata yang
profesional serta memiliki standard dan kualifikasi.
Peluang terbuka luas karena lembaga ini cakupan kerjanya sampai
ke Kalimantan timur (Kaltim). Apalagi infrastruktur Poltekpar sudah dibangun
sangat besar di Puyung, Lombok Tengah dilahan seluas 20 hektar hibah dari
Pemerintah Provinsi NTB, sehingga mampu menampung banyak mahasiswa.
“Area Poltekpar ini sama dengan Mandalika adanya di Lombok
Tengah. Sebagaimana kita ketahui bahwa Mandalika merupakan 3 destinasi super
prioritas oleh Pempus, di sana dibangun Sirkuit Moto GP. Sekali lagi saya
katakan penawaran Poltekpar sangat menjanjikan untuk Berau dalam menyikapi
masih terbatasnya SDM yang ahli dibidang Pariwisata,” tutur Agus Wahyudi
mengakhiri perbincangan. (sep)