Gubernur Evaluasi APBD Tahun 2021

img

Wagub Hadi Mulyadi

POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA-Kekhawatiran pemerintah pusat akan realisasi anggaran atau dana pemerintah yang mengendap di bank, disikapi Gubernur Kaltim Isran Noor dengan menggelar Rapat Evaluasi Kuartal 1 Pelaksanaan APBD Tahun 2021.

Rapat terbatas yang diikuti Wagub Hadi Mulyadi, Sekda M Sa’bani dan semua Kepala Perangkat Daerah ini, secara khsusus membahas APBD Kaltim Tahun 2021 yang mencapai Rp11,6 triliun. “Tujuan rapat untuk mengetahui sejauh mana realisasi serta hambatan atau masalah, terlebih adanya kebijakan baru dalam pengelolaan keuangan daerah,” terang Kepala Biro Humas Syafranuddin seraya menyebutkan dasar hukum yang digunkana yakni Permendagri No 64 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun 2021 serta Pemendagri Nomor 40 Tahun 2020 tetang Pedoman Penyusunan Renja.

Dijelaskan, APBD Kaltim pada tahun 2021 berdasarkan data SIPD untuk pendapatan ditargetkan Rp9,5  triliun, belanja sebesar Rp11,6 Triliun dan Pembiyaan mencapai Rp2 Triliun. Sementara realisasi keuangan hingga tanggal 30 April 2021 mencapai Rp1,5 Triliun atau 13,26 persen. “Melalui rapat yang diikuti semua kepala perangkat daerah termasuk Kepala Kantor Penghubung Pemprov Kaltim di Jakarta ini, diharapkan ditemukan titik temu serta upaya meningkatkan realisasi anggaran yang saat ini diketahui saat ini sejumlah paket proyek sebagian besar sedang proses lelang,” beber Jubir Pemprov Kaltim.

Disebutkan, saat ini anggaran yang disediakan untuk berbagai proyek mencapai Rp7,9 Triliun dengan jumlah paket lebih 14 ribu paket yang tersebar di semua perangkat daerah diantaranya Dinas PUPR, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian, serta Dinas Perikanan.(mar)