Melalui Duta Kerukunan, Jalin Kerukunan Umat Beragama
Waguh Hadi Mulyadi saat foto bersama.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA - Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kaltim yang telah membentuk Duta Kerukunan.
"Kita berharap anak-anak muda lintas agama ini mampu menularkan semangat toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Kaltim," kata Wagub Hadi Mulyadi saat membuka Ngopi Morning, Ngopi Toleransi di Ballroom Hotel Bumi Senyiur Samarinda, Kamis (27/5/2021).
Menurut mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini, para pemuda pemudi Duta Kerukunan harus memiliki jiwa dan mental kekinian menyampaikan betapa pentingnya peran generasi muda ikut mempertahankan dan memelihara kondusifitas daerah, khususnya generasi muda umat beragama.
"Bangun komunikasi yang harmonis dengan sesama generasi seusia mereka di masing-masing agama. Masa depan bangsa ini, sangat tergantung pada jiwa dan semangat generasi mudanya," ujar suami Hj Erni Makmur ini.
Kaltim dengan beragam suku, etnis, golongan dan agama, tambahnya, telah ditunjuk menjadi ibu kota negara (IKN) baru NKRI, dan status ini menjadi berat disandang jika tidak ada dukungan serta keterlibatan semua pihak, baik tokoh masyarakat, pemuka agama, seluruh stakeholders, terlebih generasi muda atau kaum millenial.
Bagi orang nomor dua Benua Etam ini, Pemerintah terus mendorong dan memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk ikut terlibat dan berperan membangun daerah, termasuk di bidang keagamaan.
Pemuda ini, ungkapnya, tidak diragukan lagi semangat dan jiwa berjuang membangun bangsa. Banyak peristiwa perjuangan hingga meraih kemerdekaan yang semuanya dimotori para pemuda.
Duta Kerukunan ini, diharapkannya, tidak saja di kota-kota, tapi bagaimana bisa turun dan ada hingga ke tingkat desa. Pemuda tidak saja bergerak tapi bersatu dan memiliki semangat yang sama memelihara toleransi dan menjaga kerukunan hidup antar umat beragama.
"Ingat, perpecahan dan konflik bisa terjadi sebab masyarakat mudah digesek-gesek dan dibenturkan pada hal-hal tidak prinsip. Maka, disinilah kemampuan Duta Kerukunan aktif bersama tokoh dan pemuka agama berkomunikasi dengan masyarakat, terutama kaum millenial," harapnya.
Wagub Hadi Mulyadi meyakini Duta Kerukunan siap dan mampu merangkul generasi millenial dalam menyongsong IKN di Kaltim.(mar)