Penyertaan Modal Rp20 Miliar untuk Perumda Tirta Mahakam Dinilai Masih Kurang
(Ahmad Yani)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Perusahaan Umum
Daerah (Perumda) Tirta Mahakam Kutai Kartanegara mendapat anggaran penyertaan
modal senilai Rp20 miliar pada anggaran 2020 lalu. Suport pendanaan tersebut
jelas diberikan untuk mendorong peningkatan pelayanan masyarakat di Kukar.
“Kinerja PDAM saya menilai sudah bagus sejauh
ini, meskipun ada beberapa wilayah yang belum teraliri air bersih namun pelayanan
kita nilai sudah maksimal,” papar Anggota Komisi III DPRD Kukar Ahmad Yani
kepada Poskotakaltimnews, Rabu (21/7/2021)
Dukungan penyertaan modal senilai Rp20 miliar
pada 2020 menurut Ahmad Yani dinilai masih sangat kurang, jika berdasar dengan
nilai investasi penyertaan modal untuk PDAM.”Kalau penyertaan modal Rp20 miliar
untuk Perumda itu tidak seberapa, sebab berdasar Perda Induk Perumda nilai
penyertaan modal itu mencapai ratusan miliar, kalau baru Rp20 miliar berarti
baru sekitar 5 sampai 10 persen saja.” beber Ahmad Yani.
Kukar kata Ahmad Yani cukup luas, dengan
alokasi penyertaan modal Rp20 miliar idealnya hanya bisa untuk memaksimalkan
investasi di dua kecamatan untuk layanan ke masyarakat, sedangkan Kukar
jumlahnya 18 kecamatan.
“Perlu ada kesungguhan dari Pemerintah daerah memberikan
perhatian untuk pengembangan dan pelayanan PDAM ke masyarakat, sehingga menjadi PR bersama
Bupati dan DPRD menyikapi ini, sebab air bersih merupakan kebutuhan dasar
masyarakat yang harus diberikan, sehingga dalam pengembangannya tentunya perlu suport pendanaan, baik dari
APBD Kukar, provinsi maupun dari pusat,” paparnya.
Ahmad Yani juga memuji manajemen Perumda
Tirta Mahakam, bahwa keuntungan yang dihasilkan setiap tahunnya tidak
disetorkan , namun diinvestasikan untuk pengembangan pelayanan ke masyarakat,
baik untuk pembangunan jaringan pipanisasi, peningkatan kapasitas WTP dan
pembangunan lainnya.(awi/adv)