Gedung PKM dan Hotel Akan Digunakan untuk Pasien Covid-19

img

(Martina Yulianti)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, TENGGARONG- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara melalui Dinas Kesehatan Kukar dalam waktu dekat ini akan memanfaatkan gedung Putri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang untuk pasien Covid-19 tingkat ringan. Selain gedung PKM, sejumlah Hotel di kota Tenggarong akan digunakan untuk tempat isolasi warga yang terpapar positif Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kukar yang juga selaku Plt Direktur Rumah Sakit AM Parikesit Tenggarong Seberang Martina Yulianti, saat zoom meeting, Sabtu (24/7/2021).

"Dengan memakai gedung PKM bagian depan, ini merupakan strategi apabila terjadinya lonjakan pasien Covid-19 di Kukar" ucapnya.

Menurutnya, jika pasien Covid-19 bertambah dan tidak tertangani di UGD Covid, maka akan dialihkan ke PKM untuk mendapatkan perawatan.

"Saat ini kita lagi mengupayakan berbagai kelengkapannya, seperti peralatan dan tenaga kesehatannya, tenaga ini tidak mudah dan tidak serta merta didapat" jelasnya.

Sementara itu pihaknya akan menyiapkan hotel yang bersedia untuk warga yang sedang menjalankan karantina (isoman). Hal itu dilakukan agar mudah dipantau serta tidak kontak dengan keluarga, karena kluster keluarga yang sulit dikendalikan.

"Terkait penanganan pasien isoman, kita sudah menyiapkan obat obatan dimasa pemulihan" sebutnya.

Ia juga menyebutkan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi, apa yang telah dilakukan oleh Dinas Kesehatan, semua pihak juga ikut bersinergi dalam menghadapi Covid-19.

"Kita harus optimis, Insya Allah Covid-19 ini segera melandai, semua itu tergantung dari kesadaran masing masing, bagaimana bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19" tuturnya.

Dikatakan Martina Yulianti, pasien Covid-19 yang berada di Rumah Sakit AM Parikesit sekitar 300 pasien, dan wisma atlet ada sekitar 200 pasien, itu hanya di Tenggarong Seberang, belum di Rumah Sakit lainnya yang ada di Kukar.(*riz/adv)