Varian Baru Covid-19 Hadir, Berau Bisa Melewatinya, Iswahyudi: Asal Warga Jaga Prokes untuk Cegah Penularan
Iswahyudi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB- Meningkatnya angka kasus terkonfirmasi Covid-19 yang terus
melonjak di Bumi Batiwakkal diduga kuat lantaran hadirnya varian baru Covid-19
yang saat ini dihadapi menjadi lebih ganas.
“Kehadiran varian baru ini
diprediksi variannya lebih ganas dari yang lalu, ini tentu mambuat kami harus
bekerja lebih ekstra memberikan pelayanan kepada masyarakat,” hal
tersebut di sampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi, usai
meninjau RSD Covid-19 eks Cantika Swara Minggu (25/7/2021).
Menurut Iswahyudi, efek yang ditimbulkan oleh varian saat ini
menyebabkan saturasi oksigen didalam tubuh turun hingga 70 persen. Hal tersebut
membuat kinerja tubuh berkurang akibat oksigen yang ada tidak memadai. “Bila
sudah saturasi turun itu akan mengganggu seluruh organ,” terangnya.
Tak hanya itu, Iswahyudi
menyebutkan, kekurangan oksigena akan memicu para pasien yang memiliki komorbid
atau penyakit bawaan berpotensi mengalami gejala lebih parah.
Bila kondisi seperti ini lanjut Iswahyudi , dirinya tidak
menyalahkan jika seseorang mengatakan bahwa kematian pasien bukan karena
Covid-19, melainkan penyakit bawaannya. Namun hal yang memicu penyakit bawaan
tersebut kambuh dan semakin buruk, adalah pengaruh dari virus Covid-19.
“Kalau ada yang bilang meninggal karena jantung betul, tapi Covid-19 ini
mempercepat dan memperparah penyakit jantungnya,” Iswahyudi.
Disinggung terkait varian Delta yang dikatakan memiliki efek
yang mengerikan, Iswahyudi menyatakan belum mendapat hasil dari uji klinik
sampel yang dikirim.
Dan menurutnya, varian apapun
tidak akan menjadikan semua orang bisa beraktifitas di luar seperti biasa.
Iswahyudi juga menegaskan, pengendalian diri dalam mentaati
protokol kesehatan adalah mutlak untuk menjaga diri dari penularan Covid-19.
“Apa pentingnya varian, Lantas
apakah varian lain bisa membuat kita bebas beraktifitas, Kuncinya adalah
protokol kesehatan menjadi mutlak,” pungkasnya. (sep/adv)