Pertanian Keluarga Strategis Membangun Ketahanan Pangan
(Bersama Gapoktan Desa Teluk Pandan)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,SAMARINDA- Pertanian Keluarga
(PK) atau family farming yang dibangun Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian
Pertanian mempunyai nilai strategis dalam mambangun ketahanan pangan
masyarakat.
Demikian halnya, perkembangan kegiatan
Pertanian Keluarga di Provinsi Kalimantan Timur, salah satunya Kelompok Tani
Sumber Pangan, di Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Kutai
Timur.
"Komoditi yang mereka kembangkan berupa
mentimun," kata Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan Kaltim Siti Farisyah
Yana, Senin (26/7/2021).
Dimana usia tanaman ini lanjutnya, hanya 25
hari. Diakuinya, ketika melakukan peninjauan lapangan pada akhir Juni lalu,
kondisi tanaman tampak subur dan sudah mulai muncul bunga sebagai bakal buah.
"Saat ini mereka sudah menikmati hasil
tanaman mentimunnya. Kemarin sudah panen ke 10 dan besok panen ke 11,"
sebutnya didamping Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan Muhammad
Alimuddin.
Bahkan lanjutnya, dilahan yang mampu 12 panen
mentimun ini dengan produksi 17 - 18 karung besar dengan target 15 ton, juga
telah dilakukan panen semangka, cabai keriting dan tomat.
Selanjutnya, Kelompok Tani Sumber Pangan ini
akan menanam tomat dilahan seluas 4 hektar jagung 8 hektar termasuk pare dan
bawang prei, serta padi sawah 11 hektar.
Demikian halnya, PK Kelompok Tani Setuju Jaya
di Desa Teluk Sangkima Kecamatan Sangatta Selatan, juga dikembangkan ternak
kambing, ayam dan bebek dari 20 persen Pagu anggaran.
"Alhamdulillah, setelah berjalan 5
bulan, kambingnya sudah beranak 3 ekor," tambahnya lagi.
Yana sangat berharap sinergi pusat, provinsi
bersama kabupaten dan kota mampu mendorong dan memacu pertumbuhan kegiatan
sektor pertanian pangan dan hortikultura di daerah.(mar)