Komisi IV DPRD Lakukan Kunjungan ke Kecamatan Tabang
(Kunjungan Komisi IV DPRD Kukar ke Kecamatan Tabang)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Komisi IV DPRD Kabupaten Kutai
Kartanegara , belum lama ini melakukan kunjungan
kerja ke Kecamatan Tabang.
Rombongan Komisi IV yang dipimpin langsung
Ketua Komisi IV Baharuddin, melakukan kunjungan ke Kecamatan Tabang untuk melakukan
pengawasan urusan pemerintahan dibidang kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV mendapati
beberapa permasalahan yang perlu perhatian serius, seperti misalnya rencana pembangunan
Lamin Adat Tabang, yang perencanaannya akan dimulai tahun ini dan meminta agar
Komisi IV DPRD benar benar dapat mengawal tahap perencanaan hingga
realisasinya.
Selanjutnya Komisi IV juga menemukan, terkait
dengan perbaikan jalan Sidomulyo yang menghubungkan lima desa, anggaran proyek
jalan tersebut sudah turun empat kali dengan nilai Rp1 miliar, tetapi belum ada
perbaikan signifikan.
Sementara pada perkembangan terkait
penanganan Covid-19 di Tabang, bahwa sejauh ini Kecamatan Tabang telah
membentuk tim Satgas. Kecamatan Tabang kembali ditetapkan sebagai zona merah,
terdapat 10 desa yang terindikasi terpapar Covid namun penyebarannya sudah
tidak aktif.
Ketua Komisi IV DPRD Kukar Baharuddin
mengatakan, bahwa menyikapi beberapa permasalahan tersebut maka Kecamatan
Tabang perlu diperhatikan secara serius menyangkut penanganan Pandemi Covid-19.
“Komisi IV DPRD Kab Kutai Kartanegara akan
menindaklanjuti terkait penanganan Covid-19 dan tanggung jawab sosial
perusahaan di Kecamatan Tabang. Komisi IV juga berharap semoga situasi ini cepat berlalu dan kegiatan usaha bisa pulih
kembali seperti sedia kala.” Ungkapnya.
Selain itu lanjut Baharuddin,Kecamatan Tabang masih sangat berpotensi untuk dioptimalkan pengembangannya melalui kontribusi perusahaan-perusahaan sekitarnya dan bisa menjadi opsi alternatif dalam percepatan pembangunan Lamin Adat Tabang.
“Kedua hal tersebut akan
menjadi peluang besar untuk kesejahteraan masyarakat Tabang, dari sisi
peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan dari sisi peningkatan ekonomi
melalui pengengembangan sektor pariwisata budaya dan alam. Hal inilah yang
perlu dikejar oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara.” Ungkapnya.(adv)