Bupati Kukar Lakukan Penandatanganan Kerjasama Program Budidaya dan Kerjasama Pembelian Jagung Pipil Kering
(foto bersama usai penandatangan kerjasama)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TENGGARONG- Bupati Kukar Edi
Damansyah melakukan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan PT Indoditas Duta
Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT
Asuransi Jasa Indonesia dan
Bankaltimtara Tenggarong, tentang program budidaya dan kerjasama pembelian
jagung pipil kering. Penandatanganan tersebut dilakukan di ruang Serbaguna
Kantor Bupati, Selasa (17/8/2021).
Bupati Kukar Edi Damansyah mengatakan, bertepatan
dengan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan
RI tahun 2021, momen tersebut juga di
gunakan untuk penandatangan kerjasama (MoU) Pemerintah Kukar dengan para
pemangku kepentingan yakni PT Indoditas Duta Raya, PT Restu Agropro Jayamas, PT
Pupuk Kaltim, PT Petrokimia Kayaku, PT Asuransi Jasa Indonesia dan Bankaltimtara, bersepakat
untuk membuat kerajasama yang berkaitan dengan program budidaya dan kerjasama
pembelian jagung pipil kering di Kabuparen Kutai Kartanegara.
"Jagung hibrida atau jagung pipil
merupakan sangat mudah perawatannya, dengan dihambur saja sudah tumbuh, dan
pangsa pasarnya jelas" kata Edi Damansyah dalam sambutannya.
Ia menyebutkan, dua tahun sebelumnya telah
dicanangkan program revolusi jagung di Kukar, dalam perjalanan setelah
dievaluasi bahwa penanaman jagung pipil di Kukar masih dibawah 3 ribu haktare.
"Penanamannya masih dibawah 3 ribu
haktare, meskipun lokasinya spot spot di beberapa Kecamatan yang dikelola oleh
kelompok tani yang menjadi binaan kita di Kukar" ucapnya
Lanjut dia, saat ini program revolusi jagung
sudah ditetapkan kedalam kebijakan, program tersebut dapat meningkatkan
pendapatan petani Kukar, membuka lapangan pekerjaan, program pengentas
kemiskinan.
"Karena sektor pertanian ini sekitar 34
persen penduduk Kukar mata pencarihannya di sektor pertanian dalam arti luas,
sektor tersebut potensinya sangat besar di Kukar" tutupnya
Apa yang sudah dilakukan Pemkab Kukar menurut
Edi Damansyah, sudah bekerja luar biasa. Kebijakan ditetapkan, bagaimana perhatian
Pemerintah Kukar dalam sektor pertanian dalam arti luas.
“Tentunya memberikan hasil, secara statistik lebih
42 persen beras di Kaltim itu dari Kukar. Ini bagian dari satu komoditi beras,
tentunya dari beberapa potensi ini yang sudah kita kerjasamakan khususnya
jagung hebrida,” paparnya.
Dalam pengembangan jagung, pemerintah terus
membangun sinergi. Selama ini upaya dilakukan dengan kerja sendiri, melalui
dinas pertanian, kemudian PPL, terus bersinergi dengn baik.”Dari sisi hulunya
produktifitas yang memadai, tapi belum berhasil menyediakaan pasarnya. Karena
kerja sendiri tak bisa menghasilkan hasil optimal.” Katanya.
Dengan adanya kerjasama pemangku kepentingan
tentu akan membantu proses kemajuan pengembangan jagung hebrida, seperti misalnya
jika dalam proses pengembangan petani terkenda dengan pupuk, maka dengan adanya
kerjasama ini ada PT Pupuk Kaltim yang siap untuk membantu bahkan melakukan uji
lab lokasi lahan yang akan dikerjakan dalam proyek ini.
“Saya sangat optimis bahwa konsep yang kita
bahas secara bersama sistmatis dan terukur ini harus dilakukan dengan baik,”
tandasnya.
Dalam kerjasama itu pemerintah menyepakati
yang diantaranya adalah menyediakan calon petani dan lokasi di Kukar,
memberikan stimulus sarana produksi bibit unggul dan pupuk sesuai kebutuhan
dalam program ini, memastikan penerima bantuan stimulus valid, pemberian
bantuan dilakukan satu kali, dan memberikan fasilitas pendukung demi kelancaran
proram ini.(*riz/adv)