Siswo Cahyono: Perlu Peran Perusahaan Atasi Blankspot Internet

img

(Siswo Cahyono)

POSKOTAKALTIMNEWS.COM.KUKAR- Sejumlah wilayah di Kabupaten Kutai Kartanegara dihadapkan pada persoalan blankspot internet, sehingga kebijakan pembelajaran daring tentu menjadi persoalan tersendiri bagi peserta didik yang diwilayah terdapat gangguan jaringan internet atau bahkan tak ada jaringan sama sekali. Sebut saja di wilayah Kecamatan Tabang, Kembang Janggut dan beberapa kecamatan lainnya di Kukar.

Wakil Ketua DPRD Kukar Siswo Cahyono mengatakan, untuk menyikapi persoalan tersebut, perlu peran serta perusahaan. Menurut dia pada proses pembelajaran daring ada beberapa wilayah di Kukar mengalami blankspot, itu merupakan kendala dalam proses pembelajaran daring, siswa harus naik gunung untuk mendapatkan sinyal demi melaksanakan pembelajaran daring.

"Di daerah hulu setiap perusahaan memiliki pemancar sinyal yaitu bandwitch, seperti perusahaan di Kecamatan Kembang Janggut, kalau di area perusahaan masih ada sinyalnya, namun kalau sudah jauh dari perusahaan sinyal itu hilang" kata Siswo Cahyono kepada media, di DPRD Kukar, belum lama ini

Menurutnya, dengan perusahaan membuka akses sinyal ke setiap sekolah maupun sarana umum, kendala pembelajaran daring tidak ada lagi, dan sangat bermanfaat untuk peserta didik yang sedang menimba ilmu.

"Jadi pihak desa menyiapkan tiang dan kabelnya, tapi bandwitchnya dari perusahaan terdekat" ungkapnya.

Keterlibatan peran perusahaan menurut Siswo sebagai altarnatif jangka pendek, sehingga kegiatan belajar mengajar secara daring, khususnya diwilayah yang selama ini tidak ada jaringan internet, bisa teratasi dengan peran perusahaan.

Untuk diketahui hingga saat ini belum ada kebijakan untuk pembelajaran tatap muka, akibat dari penyebaran Covid-19.*riz/adv)