PAUD Penggerak Utama Pengembangan Anak Usia Dini
Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi menghadiri Pengukuhan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten/Kota se Kaltim
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA–Wakil Gubernur Kaltim
H Hadi Mulyadi menghadiri Pengukuhan Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini)
Kabupaten/Kota se Kaltim oleh Bunda PAUD Kaltim Hj Norbaiti Isran Noor, di
Pendopo Odah Etam, Selasa (14/09).
Bunda PAUD yang dilantik diantaranya dari
Kabupaten Berau, Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu, Paser, Samarinda,
Balikpapan dan Bontang. Kegiatan yang dirangkai dengan Rakor PAUD se Kaltim,
dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Prov Kaltim M Edi Muin dan Kepala Dinas Kesehatan
Kaltim Hj Padilah Mante Runa.
Wagub Hadi Mulyadi mengapresiasi pengukuhan
Bunda PAUD kabupaten/kota se Kaltim. Bunda PAUD, ujar Hadi, merupakan penggerak
utama pengembangan anak usia dini diharapkan dapat menggerakkan semua pihak
untuk mewujudkan Gerakan Nasional PAUD Berkualitas melalui kepedulian dan
pemberdayaan peran serta masyarakat.
“Selamat atas pengukuhan Bunda PAUD
kabupaten/kota se Kaltim. Mudah-mudahan Bunda PAUD benar-benar bekerja untuk
meningkatkan kualitas anak-anak didik kita. Khususnya pendidikan anak usia
dini. Karena usia dini ini merupakan golden age. Jadi merupakan tahun yang
emas, dimana kalau kita salah didik, salah asuh itu akan berdampak pada usia
dewasa,” ucap Hadi.
Menurut dia, banyak cara yang dapat dilakukan
dalam pengembangan anak usia dini. Diantaranya dengan mengaktivasi otak kiri
dan otak kanan, memberikan kasih saying yang cukup, memberikan gizi yang baik
dan memberikan lingkungan yang baik
sehingga seluruh potensi yang ada pada dirinya bisa berkembang dengan baik. Dan
mereka akan menjadi generasi emas yang akan membangun Kaltim dan
Indonesia.
“Layanan PAUD berkulitas mensyaratkan
pemberian layanan stimulasi holistik mencakup layanan pendidikan, kesehatan,
gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan menjadi kebijakan
pengembangan anak usia dini dengan melibatkan pihak terkait baik instansi
pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat,
dan orang tua.
Hadi berpesan, agar rakor ini dapat
menghasilkan ide dan pemikiran yang baik, dalam rangka pengembangan PAUD di
masa masa pendemi Covid-19. Dan semoga lembaga PAUD ke depan terus meningkatkan
sistem pendidikan, memperbaiki fasilitas dan kebutuhannya, ditingkatkan mutu guru dan pendidik, dibangun
komunikasi dengan orang tua dan keluarga anak.
”Mari kita bangun semangat dan kerja sama,
guna mewujudkan generasi Kaltim yang cemerlang, generasi unggul, dalam
menghadapi era dimasa yang akan datang. Mari selalu Satu Hati, Satu Aksi dan
Satu Dedikasi untuk kejayaan anak negeri,” pesannya.
Sebelumnya, Bunda PAUD Kaltim Hj Norbaiti
Isran Noor mengajak Bunda PAUD Kabupaten/Kota yang telah dikukuhkan agar
menunjukkan semangat untuk bersaing secara sehat. Karena semua kegiatan akan
dinilai langsung oleh pusat. Jadi lebih semangat dan terpacu melaksanakan
kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan, khususnya dalam menyukseskan pengembangan
anak usia dini, sehingga output dari PAUD semakin baik.
“Saya meminta dukungan, mulai gubernur dan
wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, walikota dan wakil walikota, serta
dari seluruh pihak se Kaltim untuk memberikan support penuh terhadap Bunda PAUD
beserta jajarannya dalam upaya pengembangan PAUD di Kaltim ke arah yang lebih
baik lagi,” harap Norbaiti. (mar)