Disbun Berupaya Tingkatkan Produktivitas Kelapa Sawit Milik Pekebun
(Sosialisasi Teknis dan Administrasi Sarana dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, di Hotel Selyca Mulya Samarinda)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM.SAMARINDA- Kepala Dinas Perkebunan (Disbun)
Kaltim Ujang Rachmad, yang juga Ketua Tim Sarana Prasarana Perkebunan Kelapa
Sawit Kaltim menegaskan kegiatannya dalam upaya meningkatkan produktivitas
kelapa sawit milik pekebun.
Menurut
Ujang, pelaksanaan diarahkan pada kriteria wilayah yang memenuhi persyaratan
teknis untuk pengembangan kelapa sawit diutamakan pada daerah perbatasan,
daerah pasca konflik, daerah pasca bencana dan daerah tertinggal/miskin.
"Pada
2021 ini, melalui kegiatan sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit telah
dialokasi di Kabupaten Paser, bantuan Intensifikasi seluas 100 Ha dan bantuan
jalan 50 Ha," jelas Ujang saat Sosialisasi Teknis dan Administrasi Sarana
dan Prasarana Perkebunan Kelapa Sawit, di Hotel Selyca Mulya Samarinda, Senin
(13/9/2021).
Nantinya
lanjut Ujang, tidak hanya Kabupaten Paser, namun kabupaten-kabupaten lain
memperoleh manfaat yang sama pada kegiatan ini untuk pembangunan perkebunan
kelapa sawit yang berkesinambungan.
Kegiatan
sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit ini, tambahnya, bertujuan untuk
memperbaiki sarana dan prasarana tanaman, kebun dan pengelolaan sesuai teknik
budidaya yang baik.
Guna
meningkatkan produksi dan produktivitas atau nilai tambah serta mutu hasil dan
keberlangsungan usaha kelapa sawit pekebun secara berkelanjutan.
Diungkapnnya,
perkebunan kelapa sawit di Kaltim memiliki produktivitas yang besar dan
penyumbang devisa terbesar dari sektor pertanian.
"Selain
itu, menyerap tenaga kerja yang banyak," sebutnya.
Selain
itu, pemerintah tetap memberi bantuan sarana dan prasarana dalam bentuk paket
didasari oleh efektifitas dalam pemenuhan produksi dan produktivitas, nilai
tambah dan mutu hasil tersebut.
Jenis
sarana dan prasarana perkebunan kelapa sawit diberikan bentuk paket meliputi
benih, pupuk dan pestisida, alat pasca panen, unit pengolahan hasil, pembuatan
atau peningkatan jalan, serta rehabilitasi tata kelola air.(mar)