Turap di Ahmad Yani Akhirnya Dilakukan Perbaikan

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG REDEB– Turap dikawasan Jalan Ahmad Yani yang sempat tertabrak beberapa bulan lalu, akhirnya dilakukan perbaikan oleh pihak perusahaan yang membawa kapal Damai Sejahtera 5. Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau, Hendra Pranata, mengatakan dalam hal perbaikan ini, pihaknya hanya berfungsi sebagai pengontrol.

Untuk pengerjaan dijelaskan Hendra, tetap sepenuhnya dilakukan oleh pihak perusahaan. Sedangkan untuk waktu perbaikan masih belum bisa dipastikan. Namun disatu sisi, ia berharap agar segera bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berjualan.

“Kerusakan mencapai tujuh meter. Semoga bisa cepat. Karena yang memperbaiki turap ini juga pernah membangun turap Sambaliung dan Gunung Tabur,“ujarnya, Senin (27/622).

Adapun kerusakan yang diperbaiki yakni keping bimetal, taman, saluran, sheetpile baja, dan angkur. Terkait biaya perbaikan, ia mengakui hal itu merupakan kewenangan perusahaan yang menabrak turap tersebut.

Dijelaskannya, harga kontruksi memiliki sifat fluktuasi. Sulit ditebak. Ada beberapa banyak faktor yang mempengaruhi. Diantaranya metode pelaksanaan, waktu pelaksanaan, alat yang digunakan, permasalahan yang mungkin terjadi, serta negosiasi antara penabrak dan pelaksana.

Ia berpesan, pengerjaan perbaikan itu dapat dilakukan dengan efisien dan cermat serta tidak terburu-buru agar pengerjaan tak dikerjakan secara berulang-ulang.

“Sangat sulit jika harus dikerjakan dua kali,“ pungkasnya.

Sementara, pihak legislatif yaitu Ketua Komisi III DPRD Berau, H Saga menyambut baik perbaikan itu dilakukan pihak perusahaan. Dinilainya, itu merupakan suatu bentuk komitmen perusahaan kapal.

“Semoga turap itu secepatnya pulih kembali,“ tuturnya.

Jika perbaikan tak sesuai dengan perjanjian awal, yakni dikembalikan seperti semula. Pihaknya akan meminta pertanggungjawaban dan meminta alasan yang jelas mengapa hal itu bisa terjadi. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu juga meminta perbaikan segera selesai. Mengingat, turap tersebut menjadi pusat ekonomi bagi pedagang kaki lima.

“Harapan kita dikerjakan seperti komitmen awal. Walaupun yang namanya renovasi tidak dapat 100 persen mirip seperti sebelumnya,“ tandasnya.

Terpisah, Assisten II Setkab Berau, Agus Wahyudi mengatakan, besok (hari ini, red) akan memanggil pihak DPUPR Berau, untuk duduk bersama guna membahas perbaikan turap tersebut. Karena dikhawatirkan, jika terlambat perbaikan, kerusakan akan semakin parah.

"Kita akan panggil. Gimana perbaikannya. Kita juga butuh gambaran,” ujarnya.

Dilanjutkan Agus Wahyudi, dirinya tidak ingin pengerjaan turap tersebut dilakukan asal-asalan dan malah membuat kerugian pada APBD Berau, jika harus melakukan perbaikan ulang. “Kita minta DPUPR Berau, benar-benar dalam melakukan pengawasan,” pungkasnya. (sep)