Budidaya Ikan Air Tawar, Peluang Usaha Bagi Masyarakat Kukar

img

Muslik

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR- Budidaya ikan air tawar merupakan potensi usaha yang prospektif bagi masyarakat Kukar, sebab di Kukar memiliki perairan yang luas yang bisa dimanfaatkan sebagai budidaya ikan air tawar, seperti Sungai Mahakam.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar Muslik mengatakan, budidaya ikan air tawar merupakan potensi usaha bagi masyarakat Kukar, dalam hal ini bisa dijadikan usaha utama, sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Budidaya ikan air tawar di Kukar ada berbagai jenis ikan air tawar, mulai dari ikan nila, mas, patin, lele, dan lainnya. Perkembangan budidaya ikan air tawar saat ini sangat baik, animo masyarakat sangat tinggi untuk membudidayakan ikan tersebut," kata Muslik kepada Poskotakaltimnews, di ruang kerjanya, Rabu (13/7/2022).

Menurutnya, komoditas tersebut menjadi andalan pembudidaya ikan air tawar, sebab perawatannya mudah, namun saat ini pembudidaya alami kendala pada pakan ternak yang semakin mahal. DKP Kukar berupaya untuk mencarikan solusi terhadap kendala yang dialami pembudidaya ikan air tawar.

"Kebutuhan pakan mengambil porsi yang besar terhadap budidaya ikan, sekitar 70 persen masuk dipakan saja," sebutnya.

Ia juga menyebutkan, di Kecamatan Loa Kulu telah ditetapkan sebagai kampung ikan nila, sebab di wilayah sepanjang perairan Sungai Mahakam banyak keramba yang diisi dengan ikan air tawar.

"Kita juga sudah menetapkan kampung ikan nila di Loa kulu, bisa dilihat dari Loa Kulu hingga Jembayan banyak keramba," ucapnya.

DKP Kukar terus mensuport budidaya ikan air tawar, memang ikan air tawar di Kukar sangat surplus, bahkan Kukar penyumbang terbanyak ikan air tawar untuk Kaltim.

"Kita penyumbang terbanyak di Kaltim, tapi kita juga harus mempersiapkan kebutuhan untuk yang akan datang, dengan IKN berpindah ke Kaltim, tentunya banyak masyarakat yang membutuhkan kebutuhan pangan," ungkapnya.

Sesuai dengan program Bupati Kukar, bahwa Kukar sebagai lumbung pangan di Kaltim, maka dari itu semuanya harus dipersiapkan, perlunya sinergitas dengan OPD terkait untuk meningkatkan dan emnjaga kualitas lumbung pangan Kukar.

"Seperti Dinas Pertanian yang meliputi pertanian dalam arti luas, dan kami juga mendorong pembudidaya ikan, agar Kukar menjadi sentra ketahanan pangan," tuturnya.

Dari data yang diperoleh DKP Kukar, ada sekitar 18 ribu pembudidaya ikan air tawar, sementara rumah tangga pembudidaya tambak ikan ada 7 ribu, sedangkan kolam sekitar 3 ribu, dan keramba ada 6 ribu.

"Kita berharap usaha perikanan di Kukar semakin berkembang dan bisa meningkatkan perekonomian mereka," tutupnya.(*riz/adv)