Kampung Buyung Buyung jadi Lumbung Padi
Bupati
meninjau hasil padi
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Tingginya produksi beras lokal di Kampung Buyung-Buyung, Kecamatan Tabalar
membuat Dinas Pangan Berau ikut andil dalam memfasilitasi para petani. Melalui
pembangunan lumbung diharapkan mampu mendorong beras hasil produk berkualitas.
Kepala Dinas Pangan Berau, Pattah Hidayat,
mengungkapkan, setiap tahunnya Kampung Buyung-Buyung selalu menghasilkan hasil
padi hingga 2.500 ton. Dirinya juga mengatakan, luas lahan persawahan yang
terbuka di kampung pesisir Berau itu sudah mencapai 500 hektare. Potensinya
bahkan bisa mencapai 1000 hektare.
“Setiap hektar-nya kampung tersebut dapat
menghasilkan 4 sampai 5 ton hasil padi. Mereka bisa panen 2 sampai 3 kali. Hal
itu dikarenankan sistem pengairan atau irigasi mereka yang baik," tuturnya.
Tingginya produksi hasil padi itu membuat
Pattah bersama jajaran Dinas Pangan Berau berinisiasi untuk menggagas pembuatan
lumbung padi di kampung tersebut. Dikatakannya, melalui pembangunan lumbung
padi, diharapkan mampung mendorong kualitas produk beras yang bermutu.
Selain itu, Pattah juga menerangkan, lumbung
padi itu bakal dibangun untuk mengantisipasi kesulitan memperoleh bahan pangan.
Terutama beras yang menjadi kebutuhan pokok utama masyarakat. Rencananya,
anggaran pembangunan lumbung padi itu memanfaatkan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah (APBD) Berau tahun 2022.
"Jadi, dalam mewujudkan beras lokal yang
berkualitas, harus dimulai dari pengolahan dan perawatan padi yang
optimal," ucapnya.
Pattah juga mengungkapkan, lumbung padi itu
sangat lah bermanfaat nantinya untuk penyimpanan dan penjemuran. Pasalnya,
apabila padi disimpan pada tempat yang tidak sesuai, dampaknya bisa rusak.
Mulai dari jamur dan sebagainya. Sehingganya, saat tahap penjemuran dan
penyinaran perlu diperhatikan. Pattah pun berharap, dengan hasil padi yang
melimpah di Kampung Buyung-Buyung dapat mengatasi dampak terjadinya krisis
pangan.
“Kampung Buyung-Buyung memiliki potensi
lumbung padi raksasa. Tentunya ini patut kita syukuri akan kelimpahan hasil
tani khususnya padi,” pungkasnya.(advetorial/sep)