Dewan Minta TPP Kukar “Ditekan” Lagi
TENGGARONG, Tim Badan Anggaran DPRD
Kukar meminta agar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Kutai Kartanegara kembali
dipangkas. Hal ini menyusul kondisi keuangan Kukar yang masih mengalami
defisit.
Wacana pemangkasan kembali TPP tersebut
disampaikan Anggota DPRD Kukar Salehudin belum lama ini.”Banggar DPRD meminta
tekan TPP, kembali harus dibawah 50 persen,” tegas Salehudin.
Menurut Salehudin, pemberian TPP kepada
pegawai selayaknya mengacu pada kondisi kemampuan keuangan daerah, sejauh ini
nilai TPP yang dibayarkan untuk pegawai mencapai angka Rp1 triliun lebih,
kondisi tersebut tentunya tak sesuai dengan nilai APBD Kukar yang hanya kisaran
Rp3,2 triliunan.“2016 lalu TPP tak dipotong, bahkan wacana pengurangan TPP pada
2017 senilai 35 persen juga tak terlaksana sejak Januari 2017 lalu,” tegasnya.
Agar pelaksanaan
perencanaan pembangunan benar benar bisa jalan maksimal, kata Salehudin, nilai
TPP hendaknya dikurangi sehingga pembangunan infrastruktur benar benar bisa
jalan, ditengah kondisi defisit seperti sekarang ini.awi/poskotakaltimnews.com