Warga RT 8 Kampung Nelayan Minta Dibangunkan Pemecah Ombak
Anggota
DPRD kota Balikpapan Suriani melaksanakan reses di kampung nelayan Kelurahan
Manggar Baru
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
BALIKPAPAN -
Menginginkan lingkungan menjadi lebih bagus memang sangat diharapkan
masyarakat. Untuk mewujudkan itu, Anggota DPRD kota Balikpapan Suriani
melaksanakan reses di kampung nelayan Kelurahan Manggar Baru, Balikpapan Timur,
Senin (31/10/2022).
Kegiatan mengundang beberapa RT yakni RT 11,
8, 21, 43, 41, 33, 65, 2, dan 25. Serta dihadiri perwakilan Dinas PU, Dinas
Pendidikan, dan pihak kelurahan.
Kegiatan reses ini digelar untuk menampung
aspirasi yang disampaikan warga Manggar Baru. Salah satunya Ketua RT 6 Yutianto
yang mengeluhkan perihal layanan kesehatan yang kurang baik dari faskes
pertama, apalagi ini bersifat urgent.
Menanggapi itu, Kepala Puskesmas Manggar Baru
Dr. Rony Nente mengatakan, jika ada pasien yang tidak terlayani dengan baik
bisa diakses melalui layanan pengaduan. Sehingga petugas dipuskesmas langsung dapat
mengaksesnya.
"Kami sangat berterima kasih jika ada
masukan yang berkaitan dengan pelayanan kami, dan kami akan menindaklanjuti dan
mengevaluasi," jelas Rony.
Sementara Ketua LPM Manggar Baru Nurlia Kadir
menjelaskan, bahwa dilingkungan RT 51 belum pernah tersentuh apapun termasuk
semenisasi jalan, bahkan ada beberapa warga yang tinggal di RT 8 minta bantuan
dibangunkan pemecah ombak.
Menyikapi itu, Suriani memaparkan, untuk
usulan yang disampaikan RT 51 perihal perbaikan lingkungan dan semenisasi tidak
terlaksana, karena usulannya tidak tepat sasaran.
Sedangkan untuk warga RT 8 pihaknya akan
koordinasikan dengan dinas PU, dengan catatan semua usulan yang disampaikan
semua berproses dan diatur oleh sistem yang bernama Si Dilan.
"Jadi aspirasi yang disampaikan, semua
akan diproses dan dijadikan bahan referensi untuk dibahas kembali bersama rekan
rekan di DPRD," pungkasnya. (adv)