Pemkab Kutim akan Gelar Pasar Murah di 18 Kecamatan dengan Sistem Tukar Kupon

img

Wakil Bupati Kasmidi Bulang

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, SANGATTA- Penyelenggaraan Pasar Murah di 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kutai Timur akan menggunakan sistem tukar kupon. Tujuannya, agar pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kutim ini tepat sasaran.

Ditegaskan Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang, tidak semua masyarakat bisa mendapatkan kupon pasar murah. Sebab, kehadiran pasar murah ini agar tidak salah sasaran. "Kita akan melakukan seleksi sesuai taraf hidup (masyarakat), yang memenuhi syarat saja yang akan mendapat kupon," ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Kutim tidak ingin penyebaran kupon pasar murah menjadi ladang bisnis bagi orang tertentu (oknum). Karenanya, pasar murah diadakan untuk mereka yang menerima kupon saja.

Orang nomor dua di Kabupaten Kutim itu tidak ingin masyarakat dalam kategori mampu dan para pedagang menjadi penerima kupon pasar murah. Karena nantinya, mereka malah mengambil keuntungan besar.

Maka dari itu, sasarannya adalah mereka yang secara ekonomi masuk dalam katagori 'kurang mampu', atau mereka yang daya belinya kurang. Kehadiran pasar murah ini diharapkan menjadi solusi bagi mereka dalam memenuhi kebutuhannya. 

“Minimal masyarakat dapat ikut menikmati harga-harga kebutuhan pokok yang terjangkau,” harapnya.

Mengingat, pasar murah ini bertujuan untuk menekan laju inflasi akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di Indonesia. "Dari harga sembako Rp 300 ribu kita subsidi menjadi Rp 150 ribu," bebernya.

Bisa dikatakan, kehidupan ini adalah langkah awal Pemkab Kutim bersama Disperindag Kutim mengendalikan harga bahan pokok (Bapok) ditingkat konsumen. Selain itu, juga untuk menyampaikan kepada masyarakat jika harga bapok bisa murah tanpa harus resah berlebihan.

Dengan adanya pasar murah, diharapkan bisa sedikit mengurangi beban masyarakat. Pria kelahiran 1976 itu juga berharap agar Pasar Murah ini bermanfaat bagi masyarakat dan menurunkan angka inflasi. "Semoga angka inflasi di wilayah kita ini tidak lebih tinggi dari Pusat," harapnya.

Pada intinya, Pemkab Kutim memastikan akan tetap mendampingi pemulihan ekonomi masyarakat. "Kami akan tetap mendampingi pemulihan masyarakat dengan mengadakan acara pasar murah dan subsidi transportasi bagi para nelayan, memberikan bantuan pupuk, herbisida, pakan ikan kepada kelompok tani dan nelayan agar ekonomi pulih," tegasnya.(ADV)