Selain Pariwisata, Desa Pela juga Kembangkan Sektor Perikanan

img


POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTAI KARTANEGARA- Selian mengembangan sector Pariwisata, Desa Pela yang berada di Kecamatan Kota Bangun juga mengembangkan potensi sektor perikanan. Sektor perikanan menjadi tumpuan hidup masyarakat setempat.

Kepala Desa Pela Supyan Noor mengatakan, sebagian besar masyarakat Desa Pela berprofesi sebagai nelayan tangkap ikan, dan pembudidaya ikan keramba, karena di Desa memiliki perairan sungai begitu luas, sehingga masyarakat memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada untuk memiliki penghasilan tetap.

"Dalam sehari nelayan tangkap ikan bisa menghasilkan 1 kuintal ikan sungai, hasil tangkapan mereka dijual di sekitar desa, bahkan ada yang diolah menjadi ikan asin," kata Supyan Noor kepada Poskotakaltimnews, Selasa (16/5/2023).

Sementara untuk pembudidaya ikan di Desa Pela yakni pembudidaya ikan nila dan patin, para pokdakan atau petani ikan hanya membutuhkan waktu 3 hingga 4 bulan ikan bisa dipanen. Dalam sekali panen bisa mencapai 7 kuintal hingga 1 ton.

"Untuk harga jual ikan nila per kilo sekitar 32 ribu, dan patin 22 ribu. Kita pemerintah desa selalu mensupport mereka dengan memberikan bantuan seperti, benih, keramba, hingga pakan. Setiap tahun kita berikan bantuan," ungkapnya.

Menurutnya, sektor perikanan merupakan peluang besar, karena penghasilan yang diraih sangat menjanjikan untuk keberlangsungan hidup mereka.

Dirinya berharap kepada pemerintah daerah terus mendukung sektor perikanan yang ada di Kukar, khususnya di Desa Pela. Dengan dukungan yang diberikan sangat membantu bagi pokdarwis maupun nelayan tangkap di Desa Pela.

"Sejauh ini pemerintah daerah juga sudah memberikan bantuan bibit ikan, sapras, dan pakan. Terima kasih kepada pemerintah daerah yang selalu support sektor perikanan, dan harus dikembangkan," pungkasnya.(riz/adv)