Wujudkan Program Keluarga Peduli Kesehatan, Pemkab Kukar Bangun 25 Posyandu
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,
KUKAR : Melalui APBD-P 2023,
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar membangun posyandu di sejumlah desa se
Kukar.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
(Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna melalui Kabid Perencanaan Pengendalian
Pembangunan Daerah (P3D) Saiful Bahri menjelaskan, ada 25 posyandu yang
dibangun oleh OPD terkait.
"Pembangunan posyandu tersebut aman aman saja, on
progres, dan ditargetkan akhir 2023 selesai," jelas Saiful Bahri kepada Poskotakaltimnews, Rabu (22/11/2023).
Pembangunan posyandu tersebut dilakukan secara merata
baik zona hulu, tengah dan pesisir. Pembangunan Posyandu masuk ke dalam proyek
strategis perubahan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Kukar 2023.
"Anggaran yang dialokasikan sekitar Rp10 miliar
untuk membangun 25 Posyandu," ungkapnya.
Pembangunan tersebut bagian dari penguatan pelayanan
kesehatan. Selain itu, juga telah menjadi target Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) Kukar 2021-2026, melalui program keluarga peduli
kesehatan.
Keberadaan Posyandu untuk memastikan bahwa,
permasalahan kesehatan di Kukar bisa diidentifikasi sejak awal dan dengan baik.
Menurutnya, pelayanan kesehatan harus maksimal,
segingga dapat mengatasi permasalahan kesehatan yang dialami masyarakat,
khususnya Posyandu ini dapat mengatasi permasalahan kesehatan bayi dan lansia.
"Bagaimana kita bisa menjaga kualitas layanan
kesehatan, bisa memberikan dampak kepada masyarakat terhadap pentingnya
kesehatan," ucapnya.
Dirinya berharap, Posyandu di Kukar ini berjalan dengan
baik, dan dilengkapi Sapras penunjangnya.
"Kami berharap seperti masalah stunting, gizi dan
lainnya bisa diatasi dengan adanya Posyandu di tengah tengah masyarakat,"
ujarnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menyebutkan, pembangunan 25 posyandu tersebut tengah berproses. Pembangunan tersebut tersebar di desa, kelurahan, kecamatan di Kukar.
"Progres pembangunan tersebut sekitar 50 persen,
dan kita targetkan Desember 2023 selesai," sebut Arianto. (adv/riz)