DiskopUKM Kutim Perkuat Kapasitas Manajemen Koperasi
Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Yusni Ronting
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUTIM- Dalam upaya
meningkatkan kualitas dan keberlanjutan koperasi di Kabupaten Kutai Timur,
Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur terus
melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap koperasi yang ada di wilayah
tersebut.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Darsafani
melalui Bidang Kelembagaan dan Pengawasan Koperasi, Yusni Ronting mengatakan
bahwa hingga tahun 2023, telah terdata sebanyak 200 lebih koperasi yang sedang
dalam pengawasan intensif.
"Koperasi yang kami awasi kebanyakan
adalah koperasi perkebunan produsen. Koperasi simpan pinjam jumlahnya kurang
lebih 10 koperasi," ungkap Yusni, Rabu (21/11/2023).
Guna memastikan koperasi-koperasi tersebut
beroperasi dengan sehat, Dinas Koperasi terus melakukan penguatan kapasitas
manajemen koperasi. Pengawasan dan pemeriksaan terhadap tata kelola koperasi,
khususnya yang berkaitan dengan simpan pinjam, juga menjadi fokus utama.
Menurut Yusni, masalah tata kelola keuangan
merupakan masalah yang paling riskan dalam tubuh koperasi.
"Hambatannya sebagian besar terletak
pada pengelolaan laporan keuangan, dengan 80% permasalahan yang kami temui
berasal dari situ," ujarnya.
Dalam mengatasi permasalahan ini, Yusni
mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, pihaknya telah memberikan pelatihan dasar
koperasi akuntansi.
"Pelatihan ini difokuskan pada aspek
dasar, dan jika ada minat lebih lanjut, kami akan menyelenggarakan pelatihan
lanjutan," tambahnya.
Pelatihan ini tidak hanya teori, melainkan
dipraktikkan langsung. Peserta pelatihan diberikan kesempatan untuk
mempraktikkan akuntansi selama 3-4 hari, terutama dalam pembuatan laporan
keuangan.
Yusni berharap dapat meningkatkan pemahaman
dan keterampilan pengelola koperasi dalam mengelola aspek keuangan. Sehingga,
diharapkan koperasi-koperasi di Kutai Timur dapat berkembang secara
berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal.
"Kami juga terus melakukan sosialisasi
dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya koperasi," kata Yusni.(adv/nan)