Agen Beras Baru, Harapan Baru Stabilkan Harga di Kutim

img

Andi Nur Hadi Putra, Plt Kepala Disperindag Kutim

 

POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUTIM : Penambahan satu agen beras di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) disambut baik oleh Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kutim, Andi Nur Hadi Putra.

 

Hal ini dikarenakan penambahan agen beras ini dapat membantu meningkatkan pasokan beras di Kutim, sehingga dapat menekan harga beras.

 

"Kami menyambut baik penambahan agen beras ini. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan pasokan beras di Kutim," kata Andi saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (5/11/2023).

 

Andi mengatakan, saat ini terdapat lima agen beras besar di Kutim. Penambahan satu agen beras ini membuat total agen beras menjadi enam agen.

 

"Dengan adanya enam agen beras, kami berharap pasokan beras di Kutim dapat meningkat, sehingga harga beras dapat tertekan," kata Andi.

 

Andi juga memastikan bahwa stok beras di Kutim masih aman. Namun, harga beras memang masih tinggi, yaitu Rp16.000 per kilogram.

 

"Stok beras di Kutim masih aman. Namun, harga beras memang masih tinggi," kata Andi.

 

Andi mengatakan, kenaikan harga beras ini berlaku secara nasional.

 

Andi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik dengan kenaikan harga beras tersebut. Ia memastikan bahwa pemerintah akan terus berupaya untuk menstabilkan harga beras.

 

"Masyarakat tidak perlu panik dengan kenaikan harga beras. Pemerintah akan terus berupaya untuk menstabilkan harga beras," kata Andi.

 

Penambahan agen beras di Kutim ini tentu saja memiliki dampak bagi masyarakat. Salah satunya adalah meningkatnya pilihan bagi masyarakat untuk membeli beras.

 

Selain itu, penambahan agen beras juga dapat membantu menekan harga beras. Hal ini dikarenakan persaingan antar-agen beras akan membuat harga beras menjadi lebih kompetitif.

"Dengan adanya penambahan agen beras, diharapkan pasokan beras di Kutim dapat meningkat," harapnya. (adv/nan)