KPU Kukar Rekrut 120 Tenaga untuk Melipat Kertas Surat Suara Pemilu 2024
Sejumlah tenaga
yang di rekrut KPU Kukar melaksanakan tugasnya melipat kertas surat suara
Pemilu 2024.
POSKOTAKALTIMNEWS.COM, KUKAR : Jelang Pemilu 14 Februari 2024 berbagai tahapan persiapan Pemilu terus dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU Kabupaten Kukar. Seperti memastikan kondisi Surat Suara, termasuk merekrut 120 tenaga untuk melipat Surat Suara.
Ketua KPU Kukar Purnomo mengatakan tahapan pelipatan
kertas Surat Suara telah dilakukan sejak Desember 2023 lalu. "Ada 120 orang yang bertugas melipat
surat suara, sekretariat juga mengawasinya dengan ketat," tutur Purnomo.
Dijelaskanya juga selain sortir dan lipat
surat suara mereka juga melakukan perakitan kotak suara. KPU Kukar menerima
543.063 surat suara ditambah 2% hal tersebut berdasarkan dari basis jumlah
Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sedangkan jumlah kotak suara adalah 11.345, dimana
menyesuaikan TPS se-Kukar yang masing-masing menggunakan lima kotak suara.
“Kukar sendiri telah menerima surat suara
Presiden dan Wakil Presiden, DPR RI, DPRD Provinsi serta DPRD Kabupaten dan
Kota. Surat suara ini sebagian telah dilipat dan sebagian dalam proses.
Sedangkan yang belum datang adalah surat suara DPD RI,” ungkap Purnomo saat
ditemui awak media Kamis (4/1/2024).
Dilanjutkanya 120 orang yang melipat surat
suara merupkan warga Tenggarong, tergabung dari pemuda hingga orang tua. Untuk
Jam kerja KPU memberikan waktu selama sembilan jam. Di mulai pukul 08.00 hingga
17.00 WITA. Setiap pekerja pelipat surat suara telah diberi tanggung jawab
untuk menangani dua kotak suara yang berisikan 500 lembar surat suara per
harinya. Dan akan menerima upah sekitar Rp 300 per lembar.
Purnomo menambahkan dalam proses pelipatan
surat suara ini harus memerlukan ketelitian serta kecermatan dari pekerja,
tidak hanya serta merta melipat, namun harus melihat kriteria apakah surat
suara dalam kondisi rusak atau tidak.
Selama proses pelipatan pihak kami yaitu KPU
sudah pasti selalu mengawasi dengan ketat para pelipat surat suara dan untuk
memastikan keamanan KPU Kukar meminta KTP pekerja sebagai tanggung jawab.
“Tidak hanya membantu untuk persiapan Pemilu
dibulan Februari 2024, dengan dikolaborasikanya warga dalam persiapan Pemilu,
tentunya pekerjaan ini bisa membantu menggerakkan ekonomi masyarakat setempat
selama Pemilu," tutupnya. (*tan)