Program 50 Juta peRT di Kukar Masih Berlanjut di 2024
Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto
POSKOTAKALTIMNEWS.COM
- KUKAR : Program 50 Juta per RT
yang diinisiasi Pemkab Kukar akan berlanjut pada tahun 2024 ini. Program
penyaluran bantuan berbasis RT ini merupakan salah satu visi misi yang termasuk
dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Idaman periode
2021-2026. Dimana progam tersebut di bawah kepemimpinan Bupat Edi Damansyah dan
Wakil Bupati Rendi Sholihin.
Belum lama ini Poskotakaltimnews melakukan wawancara
dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar,
Arianto. Dalam wawancara tersebut Arianto
mengungkapkan terkait keberhasilan program 50 juta perRT pada tahun 2023, dimana
program tersebut berhasil disalurkan disetiap RT yang ada di Kukar.
“Untuk tahun 2023 tentu
sudah kita jalankan, namun sebagai bahan evaluasi pada tahun lalu terjadi
keterlambatan, semoga ditahun ini bisa lebih cepat dicairkan,” ujar Arianto.
Arianto mengatakan bahwa
akan ada penambahan anggaran karena ada 30 RT yang bertambah di Kukar. Sehingga
untuk saat ini di Kukar sendiri terdapat
3.170 RT. Yang artinya Anggaran 50 juta tersebut dikalikan dengan jumlah
RT di Kukar.
“Untuk pengajuan nominal
tahun ini dan tahun lalu tidak ada beda, sama,” katanya singkat.
Dijelaskanya untuk proses
penyusunan penggunaan dana yang telah diberikan, tentunya sudah berjalan di
desa maupun kelurahan yang ada di Kukar, dan juga telah dikeuarkan juknis apa
saja yang boleh di keluarkan atas anggaran bantuan tersebut.
“Terkait mekanisme juga
sudah disampaikan ke RT desa dan kelurahan untuk dikoordinsikan, Kalau di kelurahan
menunggu kesiapan dana di Kecamatan, kalau sudah siap di triwulan 1 atau 2 sudah
bisa digunakan,” jelasnya.
Dilanjutkan untuk
pencairan di desa tergantung kesiapan Pemdes menyusun APBDES yang harus sudah
selesai di 31 desember. Kemudian mereka masukkan semua rincian kegiatan itu
dalam Siskudes online. Setelah selesai akan dimintakan proses rekomendasi
pencairan ke Kecamata.
“Semoga untuk desa bisa cair di triwulan ke dua,” tutupnya. (*tan)