Camat Sukono Dukung Penuh Penutupan Tambang Ilegal
(Camat Tenggarong saat
melakukan mediasi dengan para warga di lokasi aktivitas tambang yang diduga
ilegal di Kelurahan Mangkurawang)
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Lagi-lagi aktivitas tambang terduga ilegal terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara, kali ini terjadi tepatnya di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), aktivitas tambang yang diduga ilegal tersebut turut menjadi perhatian Camat Tenggarong, Sukono.
Sukono
turut memonitoring aksi para warga dari lima RT saat melakukan aksi penolakan
aktivitas tambang yang diduga ilegal di RT 15, Dusun Sukodadi, Rabu
(31/1/2024).
Didampingi
Danramil dan Kapolsek, serta jajaran Sukono membantu melakukan negoisasi antar
warga dengan pihak penambang.
Ia
mengungkapkan, bahwa hasil dari mediasi yang dia lakukan dengan warga dan pihak
penambang yaitu, pihak penambang setuju akan menghentikan aktivitas menambang,
dengan catatan meminta diberi waktu lima hingga tujuh hari kedepan.
“Sesuai
hasil negoisasi dengan warga dan pihak penambang, pihak penambang meminta waktu
5-7 hari kedepan untuk menyelesaikan angkutan batubara serta menutup lubang
yang ada. Sehingga aktivitas tambang yang terjadi di RT 14, 15, 16, 17 dan 18
sudah tidak lagi berlangsung. Dan kesepakatan ini berlaku mulai hari ini,” ungkap
Sukono saat diwawancarai awak media usai aksi para warga.
Dirinya
juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengawal permasalahan ini dan untuk
memberikan jalan tengah terbaik, agar tidak terjadi hal-hal tidak diinginkan.
Serta membuat situasi kondusif, tanpa ada pergesekan.
“Kami
mendukung penuh penutupan tambang tanpa izin ini. Karena ini dampaknya sungguh
luar biasa termasuk dampak dari pertanian," jelas Sukono.
Sukono
mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui aktivitas terduga ilegal ini setelah
mendapat laporan di pagi hari. Dan aktivitas ini sendiri di luar kemampuan
pengawasan jajarannya. Namun ia pastikan akan mengawal warga yang melapor.
"Jika
setelah waktu yang ditentukan belum pergi, saya akan turun tangan langsung
untuk menariknya," tegasnya. (*tan)