Pembangunan KPT Menunggu Kepastian Status Lahan
Plt Kepala
Bappeda Kukar, Sy Vanesa Vilna (riz/poskotakaltimnews)
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR :
Pembangunan Kawasan Pertanian Terintegrasi
(KPT) di 3 desa se Kukar sedang tahap proses administrasi status lahan.
Sementara lokasi KPT tersebut berada di Desa Cipari Makmur, Sumber Sari dan
Karang Tunggal.
Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar Sy. Vanesa Vilna mengatakan, tahun ini
(2024, red) pemerintah daerah memastikan ketersediaan atau status lahan yang
akan dijadikan pembangunan KPT tersebut.
"Saat ini kami masih menunggu
status kepastian lahannya, apabila lahan tersebut sudah dilimpahkan ke desa
maka baru bisa dianggarkan landscape," kata Vanesa Vilna pada
Poskotakaltimnews, Jum'at (15/3/2024).
Sementara untuk alokasi anggaran
landscape KPT tersebut pada APBD-P 2024. Kemudian akan dilakukan pembangunan
tersebut pada APBD murni 2025.
"Pembangunan fisik tak
mungkin kita lakukan pada APBD-P 2024, karena waktunya sangat singkat. Sehingga
pembangunan tersebut diprioritaskan pada APBD murni 2025," ucapnya.
Pembangunan KPT bagian dari upaya
mewujudkan Program Pertanian Berbasis Kawasan. Dalam program tersebut, Pemkab
Kukar telah menetapkan 5 lokasi pertanian berbasis kawasan yakni, Kecamatan
Sebulu - Muara Kaman, Tenggarong - Loa Kulu, Tenggarong Seberang, dan
Marang Kayu.
Pada KPT tersebut nantinya akan
ada demplot pertanian, peternakan, perikanan, dan laboratorium, dengan konsep
Agrowisata, Agro produksi, Agro industri, Agro bisnis, dan Agro Teknologi (5A).
"Desa tersebut dinilai
memiliki potensi dan kesiapan yang sangat baik, untuk dijadikan pengembangan
kawasan pertanian terintegrasi" ujarnya.
Dirinya berharap, pembangunan KPT tersebut dapat berjalan dengan baik, sesuai dengan perencanaan awal. Karena tujuan awal pembangunan tersebut untuk, menjadikan nilai tambah terhadap para petaninya.
"Dalam pembangunan KPT
tersebut perlu kolaborasi dengan baik, sehingga kita dapat merealisasikan dan
menyukseskan program Kukar Idaman," pungkasnya. (adv/riz).