Tingkatkan Kreativitas Peserta Didik Sekolah Dasar Melalui FLS2N

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebagai upaya meningkatkan kreativitas peserta didik dibidang kesenian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar menggelar Festival Lomba Seni dan Siswa Nasional (FLS2N), di Hotel Elty Singgasana Tenggarong.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh 120 peserta didik dari satuan pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD), yang terdiri dari 7 UPT Layanan Kependidikan di Kecamatan. Dan digelar sejak 29 April hingga 1 Mei 2024.

 

Kepala Disdikbud Kukar Tahuid Afrilian Noor melalui Kabid SD Ahmad Nurkhalis mengatakan, UPT Layanan Kependidikan yang mengikuti diantaranya Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Anggana, Muara Badak, Marang Kayu, Sebulu dan Kota Bangun, dengan memperlombakan 5 cabang lomba seperti Pantomim, Menyanyi, Menari, Kriya Anyam dan Lomba Menggambar serta Bercerita.

 

"Kami apresiasi kepada Kepala UPT Layanan Kependidikan dan Kepala Sekolah serta para guru hingga orang tua yang terlibat secara langsung untuk memberikan dukungan kepada peserta didik untuk mengikuti FLS2N ini," kata Ahmad Nurkhalis pada media, Selasa (30/4/2024).

 

Pihaknya juga mendorong kepada guru, untuk meningkatkan kemampuan siswa yang sesuai bakat dan minat melalui ekstrakurikuler. Hal itu harus dilakukan agar potensi peserta didik dapat diarahkan maupun dikembangkan dengan baik.

 

"Kami berharap anak anak kita semakin meningkat kemampuannya, semakin menambah apresiasi kecintaannya terhadap seni dan budaya," ucapnya.

 

Sementar itu Kasi Penjaminan dan Mutu Kelembagaan SD Disdikbud Kukar yang juga Ketua Panitia Pelaksanaan Patahangi menambahkan, FLS2N bagian upaya untuk mengembangkan jiwa seni peserta didik, menumbuhkan rasa cinta dan melestarikan kesenian serta menggali potensi peserta didik di bidang seni budaya.

 

"Kami minya kegiatan seni budaya di sekolah harus menjadi perhatian khusus bagi pembina ekstrakurikuler," tambah Patahangi.

Dirinya berharap, seni budaya di Kukar terus dilestarikan. Sehingga keberadaan seni dan budaya tetap eksis dan dikenal lebih luas. (adv/riz)