Dispora Kukar Imbau Masyarakat untuk Tidak Melintasi Jalan Area Pagar Kolam Renang Junjung Buyah

img

(Suasana Rapat Koordinasi terkait penanganan Keretakan Pagar Kolam Renang Junjung Buyah, Stadion Rondong Demang, Tenggarong /pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR:Dinas Kepemudaan Dan Olahraga (Dispora) Kutai Kartanegara (Kukar) menghimbau masyarakat Kukar untuk tidak melewati maupun melakukan aktivitas disekitar Jalan Stadion Rondong Demang tepatnya di area sebelah pagar kolam renang Junjung Buyah. Hal ini lantaran adanya keretakan pada bangunan pagar tersebut.

Mengambil langkah cepat guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, serta beresiko bagi masyarakat, Dispora Kukar melakukan rapat koordinasi bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum (PU), BPKAD, Polres Kukar, dan Dishub Kukar, untuk sesegera mungkin mengambil tindakan.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni, kepada awak media mengatakan, pihaknya bersama beberapa OPD terkait turun kelapangan guna meninjau, untuk mengecek adanya bangunan pagar dari kolam renang Junjung Buyah yang mengalami pergeseran sehingga menyebabkan keretakan.

Dari pantauan Poskotakaltim, secara kasat mata terlihat tembok mengalami keretakan yang cukup besar, sehingga pagar lebih condong ke arah jalan umum yang biasa dilintasi masyarakat. Dan dari pihak Dispora Kukar sudah memberikan spanduk  peringatan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas di area tersebut.

 

(Kondisi pagar kolam renang Junjung Buyah Yang Mengalami Keretakan /pic:tanty)

 Ali mengatakan kekhawatirannya, lantaran jalan tersebut berdekatan dengan jalan umum yang selalu di akses masyarakat. Melihat kondisi pagar tersebut, dirinya beranggappan bahwa tidak dipungkiri pagar tersebut dapat runtuh atau roboh.

“ Sangat dikhawatirkan apabila pagar itu runtuh, terlebih cuaca kita ini tidak menentu kadang panas, kadang hujan deras.  Kita menghindari hal yang tidak kita inginkan dan tanpa kita perkirakan ini akan menimbulkan akibat ke masyarakat.” terang Ali Selasa (21/05/2024) seusai menggelar rapat koordinasi terkait penanganan keretakan pagar kolam renang.

Dijelaskannya, area tersebut merupakan kawasan yang sering digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan berolahraga, dan juga akses yang sering menjadi jalan alternatif yang cepat bagi masyarakat.

“Jadi kami mengambil langkah bersama kawan-kawan PU untuk melakukan audit atau evaluasi bangunan. Dan hasilnya memang bangunan ini tidak layak kita biarkan.” ujarnya .

“ Dari rekomendasi Dinas PU secara teknis bangunan ini harus dibongkar. Karena kalau tidak dibongkar bangunan ini sewaktu-waktu dapat roboh ditambah dengan cuaca yang tidak menentu , cuaca ekstrem, jadi di khawatirkan bangunan ini roboh dan dapat menimpa jalan dan terkena masyarakat.” sambungnya.

Ia mengatakan pihaknya mengambil langkah cepat sebab hal ini berkaitan dengan keselamatan masyarakat, sehingga Dispora Kukar bersama OPD lainnya sepakat menerima hasil rekomendasi Dinas PU. Agar pagar kolam renang ini harus segera dirobohkan kemudian sesegera mungkin dilakukan tindak lanjut untuk pembangunan baru.

Ali juga menyampaikan Dispora Kukar dalam waktu dekat ini akan menutup jalan tersebut. Hal ini merujuk atas rekomendasi Dinas PU. Sebab apabila pagar ini dibiarkan akan berakibat fatal.

“Sudah direspon dari pihak Kepolisian memang ini jalan akses jalan harus ditutup, pihak Kepolisian pun hari ini menyatakan siap memberikan izin untuk dilakukan penutupan jalan.” tuturnya.

Selain itu Dispora Kukar akan menutup jalan tersebut. Tentunya berdasarkan koordinasi serta mengajukan permohonan kepada pihak Polres dan Dishub Kukar.

“Untuk jalan akan ditutup dan akan dialihkan menggunakan jalan alternatif lainnya. Sepanjang jalan area pagar kolam renang ini akan ditutup total. Mulai dari kendaraan roda dua, roda empat dan pejalan kaki. Jadi dialihkan ke jalan lain.” tandasnya.

Ali menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya yang sering menggunakan atau melewati jalur stadion Rondong Demang ini, untuk tidak melintasi area samping tembok kolam renang.

“Kami menghimbau kepada masyarakat untuk menggunakan jalan alternatif lain, kita menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi mulai hari ini. Meski kami belum menutup secara total tapi kami menghimbau untuk tidak lagi melewati jalan ini.” tutupnya.(adv/*tan)