Ledakan Penduduk Akibat IKN, Pemerintah Kota dan DPRD Balikpapan Terus Berbenah
Wakil Ketua DPRD Kota
Balikpapan, Laisa Hamisah
POSKOTAKALTIMNEWS,
BALIKPAPAN:
Meningkatnya jumlah penduduk di Balikpapan sebagai dampak dari penetapan Ibu
Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur, khususnya di Kabupaten Penajam
Paser Utara (PPU), mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Balikpapan.
Menurut
data dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Balikpapan,
Jumlahnya sesuai data konsolidasi bersih (DKB) Dirjent Dukcapil Kemendagri
semester II tahun 2023 sebanyak 738.532 jiwa .
Angka
ini diperkirakan lebih tinggi karena banyak pendatang yang tidak melaporkan
diri. Peningkatan populasi yang signifikan ini telah mendorong Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan untuk mengambil langkah-langkah strategis.
Wakil
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah, menekankan pentingnya peningkatan
kualitas sumber daya manusia (SDM) serta sarana dan prasarana (sarpras).
“Kesiapan
SDM sangat krusial mengingat Balikpapan sebagai kota penyangga IKN Nusantara.
SDM yang berkualitas akan menjadi pondasi bagi kemajuan Kota Balikpapan ke
depannya,” kata Laisa pada Selasa ( 21/5/2024).
Laisa
juga menyoroti pentingnya infrastruktur pendidikan dan kesehatan yang memadai
untuk mendukung pertumbuhan penduduk.
"Rumah
sakit dan sekolah yang memadai sangat penting demi terciptanya lingkungan
hunian yang layak sesuai dengan visi misi kota," jelasnya.
Pendataan
pendatang juga menjadi fokus utama. Laisa menekankan perlunya data yang akurat
untuk menghindari beban berlebihan bagi pemerintah.
"Pendataan
yang sistematis akan membantu dalam penanganan masalah seperti pengangguran dan
kemiskinan," tambahnya.
Laisa
berharap Balikpapan dapat menjadi kota yang ramah, aman, dan nyaman untuk
dihuni oleh pendatang dan penduduk lokal.
“Pembangunan
infrastruktur, seperti jalan yang memadai, juga harus ditingkatkan sebagai
antisipasi lonjakan mobilitas penduduk,” tutupnya.
Dengan
langkah-langkah ini, Balikpapan siap menghadapi tantangan pertumbuhan penduduk
dan perubahan demografis yang signifikan, menuju masa depan yang lebih cerah
dan terorganisir.(adv/rud)