Maksimalkan Peran KIM, Diskominfo Kukar Fasilitasi Pelatihan Hingga Pendampingan
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Keberadaan
Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sangat penting dan dibutuhkan, maka dari
itu Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kukar terus berupaya
memaksimalkan peran KIM.
Kepala Bidang (Kabid) Informasi
dan Komunikasi Diskominfo Kukar Sofyan Agus mengatakan, dalam memaksimalkan
peran KIM dengan memfasilitasi dan mengikutsertakan kedalam pelaksanaan event
yang digelar oleh pemerintah.
"Tugas kami hanya
memfasilitasi dan mendampingi apa yang menjadi keperluan KIM itu sendiri serta
melibatkan dalam pelaksanaan event atau festival," kata Sofyan Agus pada Poskotakaltimnews, Selasa (22/5/2024)
Ia menyebutkan, biasanya yang
dibutuhkan oleh KIM ialah tentang cara pembuatan konten, berita dan lainnya.
"Jadi kita memberikan pelatihan kepada anggota KIM, bagaimana pembuatan
konten maupun berita dan mendampingi untuk mendapatkan sertifikasi halal,"
sebutnya.
Adapun fungsi dari KIM itu sendiri
yaitu, sebagai wahana informasi bahwa anggota KIM dapat saling bertukar
informasi tentang segala sesuatu.
Kemudian, sebagai mitra dialog
pemerintah dalam merumuskan kebijakan publik, sebagai peningkatan literasi
masyarakat dibidang informasi dan media masa serta teknologi informasi dan
komunikasi di kalangan anggota KIM dan masyarakat.
Selanjutnya, sebagai lembaga yang
memiliki nilai ekonomi dari informasi yang diperoleh melalui berbagai sumber.
KIM dapat menerapkan berbagai aktivitas dan menghasilkan tambahan pendapatan
dari aktivitas tersebut.
"Di Kukar ada sekitar 105 KIM yang telah terbentuk dan tersebar di seluruh Kecamatan se Kukar. KIM berdasarkan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika adalah kelompok yang dibentuk oleh, dari, untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif, yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam nilai tambah," ungkapnya.
Dirinya berharap, dengan adanya
pembentukan KIM itu dapat berperan serta dalam pembangunan di daerah dan
menyajikan informasi yang akurat di tingkat Kelurahan, Desa, Kecamatan hingga
Kabupaten. (adv/riz)