Dispora Kukar Akan Mengatur Jadwal Penggunaan Kolam Renang Junjung Buyah
(Kepala Dinas Pemuda
Dan Olahraga Kukar, Aji Ali Husni/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR:Menindaklanjuti atas
adanya keretakan pada pagar tembok kolam renang Junjung Buyah, yang terletak di
Stadion Rondong Demang, Tenggarong. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kutai
Kartanegara (Kukar) akan mengatur penggunaan kolam renang.
Kepala
Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengungkapkan, pihaknya mengambil langkah cepat
atas kondisi keretakan yang terjadi pada pagar tembok kolam renang tersebut.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat. Agar
tidak terjadi hal-hal yang membahayakan.
“
Kami sudah memasang rambu-rambu spanduk peringatan dibeberapa titik sepanjang
jalan area pagar kolam renang Junjung Buyah. Ini merupakan bagian dari
peringatan awal kami.” ungkap Ali kepada Poskotakaltimnews Selasa (21/05/2024)
seusai pertemuan rapat koordinasi penanganan keretakan pagar tembok kolam
renang Junjung Buyah.
Sementara
itu untuk aktivitas di kolam renang nantinya, pihak Dispora Kukar akan
melakukan peninjauan. Sebab berdasarkan hasil evaluasi dan audit dari pihak
Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar bersama Dispora Kukar apabila aktivitas di
kolam renang tinggi dan menyebabkan gelombang air yang besar, tentunya
mempengaruhi kondisi keretakan pagar tersebut.
“Aktivitasnya
akan kami kurangi, dan pastinya akan ditinjau ulang. Untuk penggunaan secara
umum kemungkinan jadwalnya kami pangkas.” terangnya.
“Kecuali
nanti ada atlet-atlet yang perlu persiapan untuk lomba kejuaraan akan kita atur
jadwalnya . Tapi tetap kami mungkin akan mengurangi aktivitas di kolam renang.”
sambungnya .
Menurutnya jika aktivatas didalam masih tinggi dan
menyebabkan gelombang air, pastinya mendorong bagian bangunan, sehingga
menyebabkan keretakan semakin bertambah.
Namun
Kadispora ini memastikan, untuk aktivitas lainnya seperti di Stadion Rondong
Demang, Halaman Parkir dan Gedung Badminton. Akan tetap berjalan seperti
biasanya karena tidak mengganggu dan berdampingam dengan area pagar yang retak.
“Tapi
mungkin nanti akses masuknya saja yang dialihkan ke yang lain. Tapi tetap saya
himbau masyarakat untuk berhati-hati.” tutupnya (adv/tan)