Balikpapan, Kemacetan dan Kriminalitas Meningkat, Siskamling Didorong Aktif Kembali

img

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Puryadi

POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN: Pertumbuhan pesat jumlah penduduk di Balikpapan mulai membawa dampak serius, terutama dalam hal kemacetan dan peningkatan angka kriminalitas.

Kondisi ini menjadi perhatian utama Sekretaris Komisi I DPRD Kota Balikpapan, Puryadi, yang mengungkapkan keprihatinannya dalam wawancara dengan media pada Selasa (21/5/2024).

Puryadi menekankan pentingnya mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) di setiap RT untuk menangkal peningkatan angka kriminalitas.

“Selama ini, Siskamling ada tetapi hanya sementara. Untuk mencegah angka kriminalitas di lingkungan tempat tinggal, saya rasa perlu diaktifkan kembali,” ujar Puryadi.

Ia berharap inisiatif ini dapat meningkatkan rasa aman bagi warga Balikpapan. Selain masalah keamanan, Puryadi juga menggarisbawahi dampak negatif dari kemacetan yang kian parah. Pertumbuhan penduduk yang tidak diimbangi dengan infrastruktur memadai menyebabkan kondisi jalanan di Balikpapan semakin padat.

“Kemacetan sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari. Ini harus segera diatasi,” tambahnya.

Puryadi, yang juga politisi dari Partai NasDem, mengakui bahwa pemindahan Ibu Kota Nusantara ke Kalimantan Timur (Kaltim) turut berkontribusi terhadap lonjakan jumlah penduduk di Balikpapan.

Dampaknya, selain kemacetan, adalah peningkatan risiko kriminalitas. “Dengan bertambahnya penduduk Balikpapan, angka kriminalitas pasti akan naik juga. Sebab itu, kita minta masyarakat agar tetap waspada selama beraktivitas dan mengaktifkan kembali Siskamling di lingkungan mereka,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya peran serta aktif dari masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Partisipasi warga sangat diperlukan. Dengan adanya Siskamling yang aktif, setidaknya kita bisa mencegah tindakan kriminal sejak dini,” ucapnya.

Puryadi berharap, dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kondisi keamanan di Balikpapan bisa tetap terjaga meski jumlah penduduk terus bertambah.

Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Balikpapan, serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas di lingkungan tempat tinggal mereka.

Puryadi menutup wawancara dengan menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan kota demi kesejahteraan bersama.(adv/rud)