Perumda Manuntung Sukses Catat Kemajuan Finansial dan Pemberdayaan Tenaga Lokal

img

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Suwanto

POSKOTAKALTIMNEWS,BALIKPAPAN: Komisi II DPRD Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi atas capaian finansial Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Manuntung Sukses.

Sebagai perusahaan daerah milik Pemerintah Kota Balikpapan, Perumda berhasil mencatat keuntungan signifikan setelah sebelumnya mengalami kerugian.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Suwanto, mengungkapkan, “Hasil yang dicapai Perumda Manuntung Sukses dalam dua tahun terakhir sangat memuaskan.

Mereka telah menunjukkan komitmen untuk bekerja dengan baik dan menghasilkan keuntungan,” ujarnya pada Selasa (11/6/2024).

Di bawah kepemimpinan Direktur Utama Andi Sangkuru, Perumda berhasil membalikkan situasi keuangan dari minus Rp3 miliar di tahun 2020 menjadi surplus Rp6 miliar. Ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengelolaan keuangan dan operasional perusahaan.

Selain pencapaian finansial, pertemuan dengan DPRD juga membahas pemberdayaan tenaga kerja lokal. Perumda Manuntung Sukses aktif dalam memberikan pelatihan dan sertifikasi, khususnya di bidang pengelasan, untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja Balikpapan.

Meskipun masih banyak tenaga kerja yang memiliki sertifikasi grade dua, Perumda berupaya meningkatkan standar hingga grade lima, yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri.

"Kami membahas pentingnya tenaga kerja lokal yang terampil dan bersertifikasi. Tenaga lokal ini nantinya akan ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang membutuhkan sesuai keahlian mereka," tambah Suwanto.

Perumda juga terlibat dalam pengadaan bahan pangan, bekerja sama dengan daerah Sulawesi untuk komoditi beras, serta dalam proyek Jaringan Gas (Jargas).

Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses, Andi Sangkuru, menjelaskan bahwa Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Balikpapan juga membahas progres program kerja perusahaan dari Desember 2021 hingga Desember 2023. Fokus utama perusahaan saat ini adalah pada pengembangan tenaga kerja, meskipun mereka juga mengelola 13 bidang usaha lainnya.

"Kami fokus pada enam bidang usaha tahun ini, termasuk penyediaan tenaga kerja untuk proyek Refinery Development Master Plan (RDMP), Jargas Balikpapan, advertising, pelabuhan, komoditi pangan, dan perdagangan umum," jelas Andi.

Dalam proyek-proyek ini, Perumda menyalurkan tenaga kerja yang terampil, terutama tukang las, yang mendapatkan pelatihan intensif untuk meningkatkan keterampilan mereka.(adv/rud)