Peringati 1 Muharram 1445 H, Pemkab Kukar Gelar Lomba Habsy Aswaja
(Asisten
II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani/pic:tanty)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR:
Menyambut tahun baru Islam 1 Muharram 1145 H
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar lomba Habsyi. Acara
ini digelar di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar selama dua hari yakni mulai
7 Juli hingga 8 Juli, dan akan dilanjutkan dengan kegiatan Tabligh Akbar
bersama Ustazah Kharisma pada tanggal 9 Juli.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Asisten II
Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setkab Kukar Ahyani Fadianur Diani.
Ahyani mengungkapkan Hadrah atau Habsyi adalah
salah satu jenis musik yang menggunakan tabuhan rebana sebagai pengiring dari
syair-syair yang di senandungkan. Serta terdapat dua kategori yang
diperlombakan yakni kategori remaja berjumlah 9 orang dan kategori dewasa
berjumlah 12 orang.
Oleh sebab itu dengan momentum perlombaan yang
digelar Pemkab Kukar, dirinya beranggapan bahwa ini merupakan kesempatan bagi
kelompok-kelompok Habsyi yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara untuk
menampilkan kemampuan terbaiknya.
“Harapan kami dengan adanya lomba ini akan
menjadi motivasi bagi umat muslim, terutama generasi muda agar tertarik untuk
mempelajari dan melestarikan Habsyi. Dan juga bahwa musik Habsyi bisa digunakan
sebagai sarana dakwah yant menyenangkan bagi yang mendengar.”harap Ahyani pada
saat memberikan sambutan Minggu (7/6/2024) pembukaan Lomba Habsyi Aswaja.
“ Semoga dengan adanya lomba ini dapat
memberikan suntikan semangat bagi seniman Habsyi untuk tidak lelah berdakwah
melalui lantunan syair Islam dalam Habsyi. Serta konsisten menekuni dan menjaga
kelestarian seni Habsyi di Kukar.” tambahnya.
Pada kesempatan ini dirinya juga mengapresiasi
atas kegiatan yang bertemakan ke Islaman. Sebab di era modern ini tidak
dipungkiri bahwa budaya-budaya luar kerap mempengaruhi budaya yang ada. Oleh sebab itu melalui kegiatan ini tentu
tujuannya selain melestarikan namun juga terus memperkenalkan sembari berdakwah
kepada masyarakat, khususnya masyarakat Kukar.
“Habsyi selain berfungsi sebagai sarana
hiburan juga berfungsi sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah shallallahu
alaihi wasallam yakni dengan cara bershalawat dan juga turut mengajak umat untuk
berzikir kepada Allah SWT. “tutupnya. (adv/tan)