Pelaku Usaha yang Berjualan di CFD Alami Peningkatan Ekonomi
POSKOTAKALTIMNEWS,
KUKAR : Sejak
lokasi Car Free Day (CFD) dipindah ke
kawasan cagar budaya pada Mei 2024 lalu, berdasarkan hasil pantauan Dinas
Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar bahwa terjadi peningkatan pendapatan
ekonomi bagi masyarakat terkhusus pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.
Hal itu disampaikan oleh Pejabat
Fungsional Bidang Promosi Informasi dan Industri Disperindag Kukar Sopiyatul
pada poskotakaltimnews, Sabtu
(27/7/2024).
Ia mengatakan, sejumlah pelaku
UMKM dan IKM binaan Disperindag Kukar merasa senang dan bersyukur bisa berjualan
di lokasi CFD yang baru. Sebab pada lokasi CFD yang lama waktu untuk berjualan
terlalu singkat dan kurang tertata.
"Kalau di CFD yang saat ini
waktunya bisa lebih lama, sehingga mereka bisa menghabiskan dagangannya,"
katanya.
Pihaknya juga mengaku fasilitasi
ini bagian dari peran Pemerintah Daerah, dalam mendukung pelaku usaha lokal.
Dari laporan yang diterima Disperindag dari pedagang yang berjualan di lokasi
CFD bisa mencapai 800 ribu sampai 1 juta rupiah, sedangkan pada lokasi sebelumnya
hanya kisaran 500 ribu rupiah.
"Pelaku usaha binaa kami yang
berjualan di CFD diantaranya olahan kuliner dan kerajinan seperti manik manik
dan lainnya," ucapnya.
Dalam hal ini, Disperindag selalu komitmen mempromosikan produk lokal dengan melibatkan pelaku UMKM dan IKM ke dalam event. Tak hanya itu, pihaknya juga melakukan pembinaan kepada pelaku usaha terkait dengan marketing secara luas.
Dirinya berharap, pelaku usaha
lokal memiliki kreativitas yang tinggi dan meningkatkan produksinya. Sehingga
produk itu terlihat menarik dan ketersediaan produk selalu ada. (adv/riz)