Bupati Kukar Edi Minta Pelaku UMKM Harus Kreatif Kembangkan Usaha

img

Suasana ngopi bareng Bupati Kukar Edi Damansyah bersama pelaku UMKM.

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Bupati Kukar Edi Damansyah meminta generasi muda untuk lebih kreatif, khususnya dibidang pengembangan UMKM. Hal itu Edi sampaikan pada saat Ngobrol Pintar Penuh Inspirasi (Ngopi) bersama para pebisnis usaha Mikro di Taman Titik Nol, Kawasan Cagar Budaya belum lama ini.

 

Menurutnya, sektor UMKM di Kukar terus mengalami peningkatan. Berdasarkan data yang diperoleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bahwa pada 2023 lalu hanya sekitar 66 ribu pelaku usaha, namun pada 2024 ini mencapai sekitar 86 ribu.

 

"Dalam mengembangkan usahanya harus kreatif dan kontinuitas (berkelanjutan), terlebih saat ini menghadapi era digitalisasi," ujar Edi Damansyah saat memberikan arahan kepada pelaku UMKM di Tenggarong.

 

Sementara tantangan pelaku usaha di era digitalisasi saat ini yaitu, harus membangun pasar online. Sehingga pemasaran suatu produk itu bisa secara luas dan permintaan sangat pesat.

 

Untuk mendukung sektor ekonomi kreatif atau UMKM, pemerintah daerah telah menyediakan program yang masuk ke dalam program Kukar Idaman yaitu, Usaha Kecil Idaman, Kukar Kaya Festival dan lainnya.

 

Berbagai macam bentuk dukungan pemerintah daerah yang diberikan kepada pelaku usaha diantaranya, permodalan, bantuan alat produksi, hingga peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) atau pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya.

 

"Melalui OPD terkait dukungan tersebut terus kita maksimalkan," ucapnya.

 

Pihaknya mengaku, dari data 86 ribu pelaku UMKM itu belum keseluruhan mendapatkan pelatihan dan lainnya. Tapi pemerintah daerah bisa menyentuh 70 persennya dari data tersebut.

 

Dalam diskusi itu, Bupati Edi Damansyah menerima sejumlah aspirasi dari pelaku usaha. Aspirasi itu ialah berkaitan masih sulit mengakses label halal, hingga untuk mendapatkan sektor permodalan.

 

Dari aspirasi itu, ia komitmen akan mempermudah segala urusan dalam mendukung sektor UMKM di Kukar. Melalui OPD terkait, pihaknya menginginkan adanya pendampingan kepada pelaku UMKM. Agar pelaku UMKM di Kukar naik kelas.

"Saya pastikan OPD terkait akan menangani, melayani, mendampingi lebih baik lagi dalam mendukung UMKM lokal," ungkapnya. (adv/riz)