Program Operasi Pasar Murah Prioritas Disperindag Kukar, Masih Akan Berlanjut

img

Disperindag berkolaborasi denan mahasiswa KKN Unikarta mengelar operasi pasar murah. (pict : riz/pk)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Pelaksanaan  operasi pasar murah merupakan program prioritas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar. Tujuan dari program tersebut ialah untuk menstabilkan ketersediaan stok dan harga bahan bahan pokok penting serta pengendalian inflasi daerah masih akan berlanjut.

 

Pada 2024 ini, Disperindag telah berulang kali menggelar operasi pasar di sejumlah tempat yang sulit menjangkau pasar. Sambutan masyarakat terhadap kegiatan itu luar biasa. Mereka menilai bahwa operasi pasar murah ini sangat membantu dan memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau.

 

"Hari ini kita juga menggelar operasi pasar murah di halaman kampus Universitas Kutai Kartanegara dengan melibatkan mahasiswa KKN," ucap Kepala Plt Disperindag Kukar Sayid Fhatullah, Selasa (20/8/2024).

 

Sayid Fhatullah menambahkan, meskipun kegiatan tersebut di gelar di lingkungan Kampus Unikarta, namun sasaran operasi pasar murah tersebut tetap untuk masyarakat, khususnya warga sekitar.

 

Adapun komoditi yang dijual pada operasi pasar murah itu berupa, beras, gula, minyak goreng dan tepung. Dengan jumlah kapasitas 5 ton atau 1 truk. Dalam hal itu, pihaknya bekerja sama dengan Bulog Samarinda terhadap penyediaan produk tersebut.

 

"Kita hanya menyubsidi ongkos angkutnya saja, untuk penyedia produknya dari Bulog Samarinda. Sehingga harga jual produk itu bisa lebih murah dari pasar," ujarnya.

 

Meskipun dengan harga murah, produk yang dijual itu dijamin memiliki kualitas yang standar atau layak konsumsi. Sehingga masyarakat tak perlu khawatir terhadap produk yang telah disediakan.

 

Pihaknya juga mengapresiasi kepada seluruh masyarakat, yang telah turut menyukseskan pelaksanaan operasi pasar murah dengan berbelanja. Sementara pelaksanaan operasi murah juga menyasar ke wilayah yang susah dijangkau dan wilayah yang dinilai memiliki angka kemiskinan yang sangat membutuhkan.

 

"Alhamdulillah pelaksanaan operasi pasar murah ini, berjalan dengan baik dan tepat sasaran," tutupnya. (adv/riz).