Dorong Pengembangan Produk Lokal, Kecamatan Anggana Bangun UMKM Center

img

(Camat Anggana, Rendra Abadi/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR : Camat Anggana, Rendra Abadi, menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung perkembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa pihak kecamatan terus berupaya meningkatkan produktivitas dan daya saing para pelaku UMKM melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan.

Kepada awak media Rendra mengatakan salah satu fokus utama mereka adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan terkait ekspor kepada masyarakat Kecamatan Anggana.

Menurut Rendra, salah satu langkah strategis yang dilakukan oleh Kecamatan Anggana adalah menyelenggarakan pelatihan secara rutin.

“Kami baru saja mengadakan pelatihan tentang teknik dan prosedur ekspor, agar pelaku UMKM di Anggana bisa memperluas pasar hingga ke mancanegara,” ujar Rendra saat diwawancarai awak media Senin (18/11/2024) usai acara Rakor di Pendopo Wakil Bupati Kukar.

Dijelaskannya pelatihan ekspor ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi UMKM di Anggana untuk menjangkau pasar internasional.

"Dengan pengetahuan yang tepat, kami berharap para pelaku usaha lokal dapat meningkatkan volume penjualan mereka, tidak hanya di pasar domestik, tetapi juga di pasar global," terangnya

Rendra menyebutkan beberapa produk unggulan yang menjadi fokus pengembangan UMKM di Anggana antara lain minyak kelapa yang dapat langsung dikonsumsi, minyak urut untuk pijat, serta briket yang terbuat dari tempurung kelapa.

“Produk-produk ini dipilih karena memiliki nilai tambah dan permintaan yang tinggi di pasar lokal maupun internasional.”katanya.

Dirinya menyoroti atas potensi besar pada produk-produk ini, terutama karena bahan bakunya melimpah di wilayah Anggana dan proses produksinya sudah cukup berkembang.

“Untuk mendukung peningkatan kapasitas produksi, Kecamatan Anggana juga menyediakan berbagai sarana dan prasarana, termasuk bantuan peralatan dan akses ke teknologi yang lebih modern.”ujar Rendra.

Lebih lanjut, ia juga mengatakan dalam rangka memperluas akses pasar bagi produk lokal, Kecamatan Anggana telah mendirikan UMKM Center. Pusat ini berfungsi sebagai tempat bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk-produk mereka secara lebih luas.

UMKM Center ini juga berperan sebagai pusat informasi dan konsultasi bagi para pelaku usaha yang ingin meningkatkan kualitas produk dan strategi pemasarannya.

"Produk UMKM Anggana saat ini sudah dipasarkan ke berbagai perusahaan dan toko swalayan di wilayah Kutai Kartanegara. Kami berharap ke depannya, lebih banyak produk lokal yang bisa masuk ke pasar yang lebih besar," jelas Rendra.

Selain itu, pihak kecamatan juga berencana menggandeng berbagai pihak, termasuk sektor swasta dan pemerintah, untuk memperluas jaringan distribusi.

Rendra optimis bahwa dengan adanya program-program ini, produk UMKM dari Anggana tidak hanya dikenal di Kalimantan Timur, tetapi juga mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.

“Visi kami adalah agar produk-produk unggulan dari Anggana bisa dikenal dan dihargai tidak hanya di Kalimantan, tetapi juga di berbagai negara. Kami berharap bisa melihat produk UMKM Anggana diekspor dalam waktu dekat,” tegasnya.

Dengan upaya berkelanjutan seperti pelatihan, penyediaan fasilitas, serta pendirian UMKM Center, Kecamatan Anggana berharap dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kutai Kartanegara.

“Program kita harapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat wilayah kami dan menciptakan lapangan kerja baru, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.”tutupnya (adv/tan)