Bupati Minta OPD Prioritaskan Usulan Kampung
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Bupati Berau Sri Juniarsih Mas menegaskan bahwasanya Pemkab Berau terus berupaya memenuhi kebutuhan di setiap kampung guna mendukung peningkatan potensi daerah.
"Saat ini, jalan menuju
pesisir sudah cukup baik. Kami berharap hal ini bisa membantu masyarakat. Ke
depan, perbaikan akan terus dilakukan hingga ke daerah pesisir paling
ujung," papar Bupati saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)
tingkat kecamatan di wilayah pesisir Kabupaten Berau .
Musrenbang yang bertujuan menyusun
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026 ini dibuka langsung Bupati Sri. Yang dihadiri Wakil Bupati Berau, Gamalis,
Ketua DPRD Berau, Dedy Okto, Kepala Bapelitbang, Endah Ernany, sejumlah kepala
Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta enam kepala kampung di
Kecamatan Tabalar.
Dalam kesempatan itu Bupati juga meminta agar seluruh Kepala OPD
memperhatikan dan memenuhi beberapa usulan prioritas dari masing-masing
kampung. Dari ribuan usulan yang masuk, setidaknya dua hingga tiga program dari
setiap kampung dapat diakomodasi dalam perencanaan pembangunan.
"Kendatipun belum bisa
dipenuhi semua usulan namun bisa dipenuhi dari beberapa usulan," ujarnya.
Bupati juga menyoroti perbedaan
potensi yang dimiliki setiap kampung dan mendorong agar potensi tersebut dapat
dikelola serta dimaksimalkan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Di Kecamatan Tabalar, dari enam
kampung yang ada, satu kampung berstatus mandiri, yakni Tubaan. Kemudian, tiga
kampung masuk kategori maju, yaitu Tabalar Muara, Buyung-Buyung, dan Harapan
Maju, sementara dua kampung lainnya, Tabalar Ulu dan Semurut, masih berstatus
berkembang.
Dalam kesempatan itu terungkap juga permasalahan tapal batas seperti disampaikan Camat Tabalar, Tri Anggoro, dalam laporannya menyampaikan bahwa permasalahan utama yang dihadapi seluruh kampung di wilayahnya adalah ketidakjelasan tapal batas. Saat ini, belum ada batas resmi baik antar kampung maupun antara kampung dengan kecamatan.
“Kondisi ini menghambat
pemerintahan kampung dalam menjalankan berbagai program. Ini merupakan persoalan utama di
Tabalar," tegasnya.
Tercatat dari hasil Musrenbang
tingkat kampung yang telah dilaksanakan sebelumnya, ada 363 usulan program prioritas yang
diajukan oleh masing-masing kampung. Secara keseluruhan, dari 100 kampung di
Kabupaten Berau, jumlah total usulan yang telah masuk dalam Sistem Informasi
Pemerintahan Daerah (SIPD) mencapai 4.477 usulan. (sep/FN)