Wabup Berau : Acara Perpisahan Sekolah Sebaiknya Sederhana dan Tidak Membebani Orang Tua
POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengimbau agar acara perpisahan sekolah dilaksanakan secara sederhana tanpa membebani orang tua murid. Menurutnya, perpisahan adalah bagian dari kenangan berharga setelah siswa menempuh tiga tahun pendidikan, namun harus diselenggarakan dengan bijak.
"Kami sangat paham kegiatan
perpisahan ini adalah puncak dari perjalanan anak-anak selama tiga tahun
bersekolah. Namun, acara ini tidak boleh menjadi beban tambahan bagi orang tua
yang saat ini juga sedang mempersiapkan anak-anak mereka untuk melanjutkan ke
jenjang pendidikan berikutnya," ujar Gamalis, baru-baru ini.
Ia menyarankan agar acara
perpisahan diadakan di lingkungan sekolah saja, tanpa perlu menyewa gedung
besar yang justru menambah biaya. "Kenapa tidak diadakan di sekolah saja?
Yang penting adalah menciptakan kenangan bagi anak-anak, bukan kemewahan
acaranya," tegasnya.
Gamalis menambahkan, fasilitas
yang ada di sekolah bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin. Jika tidak tersedia
aula yang cukup besar, acara dapat dilakukan di halaman sekolah dengan
sederhana, misalnya dengan menyiapkan kursi dan tenda.
"Kalau mau lebih sederhana, cukup dengan model duduk teater, saling bersalaman, lalu pulang. Yang terpenting adalah momen kebersamaannya, bukan kemegahan acaranya," lanjutnya.
Ia juga mendukung usulan dari
masyarakat yang menginginkan perpisahan dilakukan tanpa membebani wali murid.
"Kalau bisa tanpa ada pungutan tambahan, saya sangat sepakat," tutup
Gamalis. (sep/FN)