DMPD Kukar: Penguatan Peran dan Kapasitas Kader Posyandu Sangat Penting
(Pelatihan Kader Posyandu yang digelar DPMD Kukar)
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Program revitalisasi Posyandu yang tengah digencarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan fisik, melainkan juga difokuskan pada penguatan peran dan kapasitas kader Posyandu.
Hal ini disampaikan
langsung oleh Kepala DPMD Kukar, Arianto, saat diwawancarai pada Senin
(28/04/2025).
Menurut Arianto, kader
Posyandu adalah elemen penting dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat
desa dan kelurahan.
Ia mengungkapkan meskipun
pembangunan dan renovasi gedung tetap dilakukan untuk menciptakan fasilitas
yang lebih nyaman, pihaknya juga menilai keberhasilan Posyandu ditentukan oleh
kualitas sumber daya manusia (SDM) yang menjalankannya.
"Revitalisasi ini
bukan hanya soal bangunan. Justru yang terpenting adalah bagaimana kader
Posyandu dibekali dengan pengetahuan, keterampilan, dan motivasi yang cukup
agar mampu memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat," ungkap
Arianto kepada awak media.
Dirinya menegaskan bahwa
melalui berbagai pelatihan dan pendampingan yang terarah, para kader diharapkan
dapat lebih profesional dalam menjalankan perannya. Selain itu, keterlibatan
aktif masyarakat juga terus didorong agar kegiatan Posyandu tidak berjalan
pasif.
Arianto juga menyebutkan
peranan kader Posyandu sendiri sangat krusial mulai dari pelayanan ibu dan
anak, remaja, lansia, penyuluhan gizi, keterlibatan pada upaya pencegahan
stunting hingga promosi kesehatan lingkungan.
"Tujuan kami adalah
menciptakan Posyandu yang nyaman, fungsional, dan dapat memberikan dampak
positif yang nyata bagi masyarakat," jelas Arianto.
Lebih lanjut, ia
mengatakan keterpaduan antara fasilitas yang memadai dan kader yang terlatih
diyakini akan menciptakan Posyandu yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat
pelayanan, tetapi juga sebagai pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat.
“Revitalisasi ini sejalan
dengan misi pembangunan Kukar Idaman, yang menekankan pentingnya pelayanan
publik berbasis desa yang inovatif, berdaya saing, dan mandiri,” tandasnya.
Kepala Dinas DPMD tersebut
juga berharap melalui Posyandu yang kuat secara kelembagaan serta para
kadernya, akan menjadi pondasi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dari
tingkat paling dasarc, terutama dalam hal pelayanan kesehatan. (adv/tan)