DPMD Kukar Pastikan Pembangunan Posyandu Tetap Berjalan
((Peresmian Posyandu Desa Loleng RT.4 Kota Bangun beberapa waktu lalu )
POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Meski
tahun 2025 diwarnai dengan kebijakan efisiensi anggaran, Dinas Pemberdayaan
Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan bahwa program
pembangunan Posyandu tidak terdampak dan tetap berjalan sesuai rencana.
Kabid Pemberdayaan
Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar,
menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pembangunan 14 Posyandu di berbagai wilayah
di Kukar pada tahun ini.
Menurutnya, sektor pelayanan
kesehatan tetap menjadi prioritas meskipun terdapat pemangkasan anggaran di
beberapa bidang lain.
“Untuk intervensi
pelayanan kesehatan tidak terkena rasionalisasi, karena ini berkaitan langsung
dengan kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Elvandar saat diwawancarai pada Selasa
(29/04/2025) diruang kerjanya.
Meski demikian, dirinya
mengaku bahwa proses pembangunan Posyandu menghadapi sejumlah tantangan,
terutama terkait penentuan lokasi yang sesuai.
“Beberapa lahan yang
diajukan masyarakat terkadang tidak memenuhi standar kelayakan, seperti
terletak di belakang rumah warga sehingga kurang representatif sebagai pusat
pelayanan umum,” ungkapnya .
Selain itu ada beberapa
lokasi yang ditawarkan namun aksesnya jauh dari pemukiman masyarakat, sehingga
menurutnya hal tersebut kurang efektif bagi masyarakat.
Elvandar juga menegaskan
untuk melakukan pembangunan Posyandu ini, pihaknya harus benar-benar memastikan
bahwa bangunan yang akan dibangun berada ditanah yang aman atau tidak
berpotensi menimbulkan perselisihan atau sengketa dikemudian hari.
“Sebab itu kami harus
benar-benar memastikan lahan lokasi untuk pembangunan Posyandu nantinya, saat
ini pihak kami tengah menyempurnakan proses pemetaan wilayah,” jelas Elvandar.
Dirinya juga menambahkan
pemetaam tersebut guna memastikan pembangunan Posyandu dilakukan di lokasi
strategis yang benar-benar dapat menunjang pelayanan kesehatan masyarakat
secara maksimal.
“Pemetaan yang matang
menjadi langkah penting agar fasilitas ini benar-benar tepat guna dan tepat
sasaran,” pungkasnya (adv/tan)