Layanan Kesehatan Merata, Kukar Targetkan 14 Posyandu di 2025

img

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR: Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat layanan kesehatan masyarakat desa. Melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Pemkab Kukar menargetkan pembangunan 14 unit Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di berbagai wilayah pada tahun 2025.

Pembangunan ini bertujuan memperluas akses layanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu hamil dan balita, sekaligus mendukung program nasional dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Desa DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar, menyatakan bahwa meski terjadi penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akibat terbitnya Peraturan Presiden Nomor 1 Tahun 2025, sektor kesehatan tidak terdampak rasionalisasi.

"Intervensi layanan kesehatan tidak terkena rasionalisasi. Pembangunan Posyandu tetap berjalan karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat, terutama anak-anak," ujarnya, Jumat (3/5/2025).

Menurut Elvandar, pembangunan dilakukan secara bertahap dan sistematis, mulai dari pemilihan lokasi strategis, penyediaan fasilitas, hingga pelatihan kader kesehatan desa agar layanan dapat diberikan secara profesional dan berkelanjutan.

Saat ini, DPMD Kukar tengah memetakan wilayah prioritas berdasarkan indikator kepadatan penduduk, kondisi geografis, serta tingkat kerawanan kesehatan. Pendekatan berbasis data ini diharapkan mampu menjangkau desa-desa terpencil yang belum memiliki akses layanan kesehatan memadai.

"Posyandu bukan hanya tempat timbang bayi. Di sana juga dilakukan edukasi gizi, pemantauan kehamilan, imunisasi, serta layanan kesehatan dasar lainnya. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat mendapatkan layanan yang layak, di mana pun mereka tinggal," jelasnya.

Selain pembangunan fisik, DPMD Kukar turut memastikan ketersediaan peralatan medis, imunisasi dasar, serta materi edukasi kesehatan. Di beberapa wilayah terpencil, pemerintah berencana menggandeng puskesmas keliling untuk mendukung layanan Posyandu secara berkala.

Elvandar menambahkan, pembangunan 14 Posyandu ini merupakan bagian dari target jangka panjang Pemkab Kukar dalam mencapai zero stunting serta meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak secara signifikan.

"Jika layanan kesehatan dasar sudah merata, barulah kita bisa bicara tentang desa yang mandiri dan sehat," tutupnya.(ADVDPMDKUKAR)