Sugiyono Tegaskan APBD Harus Menyentuh Kebutuhan Nyata Masyarakat
Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Sugiyono.
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA: Integritas dalam pengelolaan anggaran daerah kembali
menjadi sorotan. Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Sugiyono, menegaskan
bahwa pengawasan terhadap APBD harus diperkuat agar seluruh program yang
dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ia menilai, selama ini
masih ditemukan program yang tidak tepat sasaran karena lemahnya kontrol dan
kurangnya keterlibatan publik.
“Kami di legislatif tidak
cukup hanya menyetujui anggaran. Kami juga bertugas mengawal agar setiap rupiah
yang dikeluarkan bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh rakyat,” kata
Sugiyono, Rabu (7/5/25).
Menurutnya, APBD bukan
sekadar alat birokrasi, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Ia
mengingatkan bahwa setiap angka dalam anggaran mengandung beban moral karena
bersumber dari uang rakyat.
“Anggaran itu adalah hasil
keringat masyarakat. Sudah seharusnya digunakan secara jujur dan transparan,”
tuturnya.
Sugiyono juga
mengungkapkan kekhawatiran terhadap masih adanya praktik penyalahgunaan
anggaran di tingkat pelaksanaan. Ia menyebut pentingnya evaluasi ketat dan
audit berlapis agar dana publik tidak diselewengkan oleh oknum.
Selain peran pemerintah,
ia mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya program.
Menurutnya, pengawasan publik akan memperkuat akuntabilitas dan menekan ruang
gerak penyimpangan.
“Keterlibatan warga sangat
dibutuhkan. Ketika masyarakat aktif memantau, maka potensi korupsi bisa
diminimalkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sistem
yang transparan dan efisien bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan
syarat utama membangun kepercayaan terhadap pemerintah daerah.
“Kepercayaan publik tidak
dibangun dari angka-angka besar di atas kertas, tapi dari hasil nyata yang
dirasakan warga. Itulah yang menjadi komitmen kami,” tutupnya.(ADV)