Antisipasi El Nino 2026, PTMB Balikpapan Kurangi Pasokan Air Baku dan Siapkan Distribusi Darurat

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BALIKPAPAN : Menghadapi ancaman fenomena El Nino yang diprediksi memperparah kekeringan, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) mulai menyusun langkah strategis guna menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

 

Direktur PTMB, Yudhi Saharuddin, mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengurangi pengambilan air baku dari Waduk Manggar dan Waduk Teritip sebesar 25 persen mulai Juni 2026. Kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga cadangan air selama periode krusial yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober.

 

“Penurunan curah hujan diprediksi mencapai 40 persen. Ini berpotensi menurunkan permukaan air waduk hingga 45 persen,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

 

Kondisi tersebut dipastikan akan berdampak pada kapasitas produksi air bersih. PTMB memperkirakan hanya mampu memproduksi sekitar 75 persen dari kapasitas normal jika situasi memburuk.

 

Sebagai langkah mitigasi, PTMB telah menyiapkan berbagai skenario alternatif. Salah satunya dengan memanfaatkan sumber air dari bendungan pengendali (bendali) yang akan diolah menggunakan IPAM Mobile atau IPAM Mini, sebelum didistribusikan melalui mobil tangki.

 

Sebanyak 30 unit mobil tangki telah disiapkan, lengkap dengan cadangan kantong air untuk mendukung distribusi. Wilayah dengan tekanan air rendah seperti Balikpapan Utara dan Balikpapan Barat akan menjadi prioritas utama.

 

Selain itu, PTMB juga menyiapkan tandon dan drum penampungan untuk membantu masyarakat di kawasan terdampak. Rekayasa distribusi, termasuk sistem buka-tutup aliran, turut dipertimbangkan agar suplai tetap merata.

 

Di sisi infrastruktur, perbaikan dan peremajaan jaringan pipa terus dilakukan untuk meminimalkan kebocoran. Meski dihadapkan pada kenaikan biaya operasional, khususnya bahan bakar, PTMB memastikan pelayanan tetap menjadi prioritas utama.

“Ini tantangan yang harus kami hadapi, tapi komitmen kami tetap sama: memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih,” tegas Yudhi. (mid)