Agro Ekowisata Separi Sejahtera Masuk Perencanaan Kawasan Prioritas Nasional, DPMD Kukar Lakukan Persiapan Serius

img

(Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMD Kukar, Dedy Suryanto/pic:tanty)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Kawasan Agro Ekowisata Separi Sejahtera di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), ditetapkan sebagai salah satu kawasan perdesaan yang masuk dalam perencanaan kawasan prioritas nasional.

Menyikapi hal ini, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar terus melakukan berbagai persiapan serius, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun kabupaten.

Kepala Bidang Kerja Sama Desa DPMD Kukar, Dedy Suryanto, menjelaskan bahwa penunjukan kawasan ini merupakan hasil seleksi dari tiga kawasan yang diusulkan ke Kementerian Desa.

Agro Ekowisata Separi Sejahtera dinilai paling siap dari segi infrastruktur dan struktur kelembagaan, sehingga dipilih sebagai kawasan percontohan nasional.

“Dari tiga kawasan yang kami ajukan, kementerian memilih Agro Ekowisata Separi Sejahtera karena dianggap paling siap. Ini adalah peluang besar yang harus kita kawal bersama,” ujar Dedy saat diwawancarai Jumat (02/05/2025).

Dedy mengatakan masuknya kawasan ini dalam perencanaan nasional berkaitan erat dengan program prioritas Presiden RI terkait penguatan ketahanan pangan nasional.

Untuk itu, DPMD Kukar memfasilitasi pembentukan dan penguatan Badan Kerja Sama Antar Desa (BKAD) di lima kawasan pedesaan, termasuk di kawasan Agro Ekowisata Separi Sejahtera, sebagaimana diatur dalam Nomor 14 Tahun 2023.

“BKAD akan menjadi motor kerja sama antardesa dalam kawasan. Kita harus mempersiapkan data-data penting dari desa, kecamatan, hingga kabupaten, terutama yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan dukungan lintas sektor,” jelas Dedy.

Dirinya juga menyampaikan bahwa menurut Indeks Pengembangan Kawasan Perdesaan (IPKP), kawasan Agro Ekowisata Separi Sejahtera sudah berstatus mandiri.

Namun, penguatan tetap diperlukan agar kawasan ini bisa naik kelas menjadi model pembangunan perdesaan tingkat nasional.

“Sebagian besar dari lima kawasan yang kami bina saat ini masih dalam tahap kombinasi dan membutuhkan dukungan dari OPD lain. Untuk Agro Ekowisata Separi Sejahtera, kita perlu keterlibatan serius dari dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Pariwisata,” terangnya

Ia juga menyebutkan kawasan ini memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata. Oleh karena itu, konsep pengembangannya mengacu pada model agrowisata yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Dedy menegaskan bahwa dukungan lintas sektor sangat penting agar masterplan yang sedang disusun Bappeda Kukar dapat berjalan selaras dengan kebutuhan lapangan.

“Pihak Bappeda saat ini tengah menyusun masterplan pengembangan kawasan. Ini capaian besar karena kawasan ini sudah masuk dalam perencanaan nasional,” pungkasnya

Meski demikian Dedy mengaku, saat ini tantangan yang dihadapi untuk memaksimalkan perencanaan desa tersebut, adalah bagaimana pihak pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya mengawal prosesnya agar tujuan agro ekowisata dikawasan tersebut terwujud.

“Tentu prosesnya harus dikawal bersama agar berjalan maksimal, mengingat peran DPMD cukup terbatas dalam penganggaran,” tutupnya (TAN/ADVDPMDKUKAR)