Sentra Tenun di Berau Diresmikan Dirjen IKMA, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Oleh Admin1 menit baca1.313 dibaca

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau resmi meluncurkan Sentra Tenun di Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, sebagai bentuk komitmen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Peresmian dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian RI, Reni Yanita, didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis dengan disaksikan jajaran unsur pemerintah daerah serta pelaku UMKM, Selasa (20/5/2025).
Wakil Bupati, Gamalis dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kehadiran Dirjen IKMA beserta rombongan. Ia menegaskan, keberadaan sentra tenun ini merupakan langkah penting dalam melestarikan budaya lokal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, khususnya para perempuan pengrajin.
"Berau kaya akan wastra, dan kini kami memiliki sentra tenun yang dapat memperkuat posisi produk tenun lokal di pasar nasional. Kami berharap, sentra ini tak hanya menjadi tempat produksi, tetapi juga pusat kreativitas, pelatihan, dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Didampingi Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Berau, Pemkab juga terus berupaya memperluas pengembangan tenun melalui berbagai kegiatan seperti pameran, fashion show, dan promosi digital. Selain itu, batik khas Berau yang kini telah digunakan oleh berbagai instansi, juga menjadi bagian dari penguatan identitas budaya daerah.
Dalam sambutannya, Dirjen IKMA Reni Yanita mengapresiasi semangat Pemkab Berau dalam mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan sentra ini telah direncanakan sejak 2022 dan merupakan bagian dari program revitalisasi sentra IKM yang difokuskan pada penyediaan alat produksi serta penguatan ekosistem industri.
"Selain fasilitas fisik, kami juga menekankan pentingnya ketersediaan bahan baku dan dukungan keberlanjutan. Sentra tenun bukan sekadar galeri, tapi harus mampu menopang seluruh rantai produksi, termasuk pengolahan limbah dan kemandirian benang," ungkapnya.
Dirjen juga mendorong agar pelaku usaha, terutama dari sektor pertambangan di sekitar Berau, turut mendukung pengembangan sentra ini, baik melalui kolaborasi CSR maupun kemitraan berkelanjutan. (sep/FN)



