Tahun Ini Kukar Terima 1.080 Mahasiswa KKN dari Universitas Mulawarman
Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi Masyarakat DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar. (pic:ist)
POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR
: Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menjadi rumah
sementara bagi para calon intelektual muda. Tahun ini, tercatat sebanyak 1.080
mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Mulawarman angkatan 51
tahun 2025, diterjunkan ke berbagai Kecamatan di Kukar.
Dengan semangat
belajar dan mengabdi, mereka hadir untuk menyatu bersama masyarakat, membawa
ilmu, dan turut menyumbang solusi nyata bagi pembangunan desa.
Saat dikonfirmasi
Poskotakaltimnews, Kabid Pemberdayaan Masyarakat dan Pengembangan Ekonomi
Masyarakat DPMD Kukar, Asmi Riyandi Elvandar yang hadir pada acara pelepasan
mahasiswa KKN oleh Universitas Mulawarman pada Sabtu (12/07/2025) lalu,
mengatakan para peserta tersebut akan tersebar ke desa maupun kelurahan yang
ada di 20 Kecamatan.
Dikatakannya tahun
ini Universitas Mulawarman melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
(LPPM) melepas sebanyak 3.428 mahasiswa peserta KKN dengan 82 dosen pembimbing.
“Dari keseluruhan
jumlah itu, untuk Kukar kita kebagian 1.080 peserta mahasiswa KKN. Dan mereka
hadir dengan tema masing-masing kelompok yang telah terbagi dan ditentukan
pihak UNMUL,” ungkap Elvandar saat dikonfirmasi Poskotakaltimnews.com melalui
sambungan telepon.
Adapun KKN mahasiswa
UNMUL ini, Elvandar menyebutkan ada empat tema yang dibawa oleh masing-masing
kelompok peserta KKN, yaitu :
1. Tematik Proklim.
2. Tematik Generasi
Sehat.
3. Tematik Masyarakat
Hukum Adat.
4. Tematik Perhutanan
Sosial.
Lanjut Elvandar
kegiatan KKN ini akan dilaksanakan sekitar satu bulan lebih, yang dimulai sejak
hari ini tanggal 14 Juli sampai 28 Agustus 2025.
Terkait dengan
lokasi-lokasi Desa maupun Kelurahan yang menjadi tempat mahasiswa KKN tersebut
berdasarkan rekomendasi dari DPMD Kukar.
“Kemarin berdasarkan
rekomendasi kami, rata-rata rekomendasi penyebaran ke desa-desa berkembang
berdasarkan status indeks desa membangun nah itu berdasarkan data tahun 2024,”
jelasnya.
Elvandar berharap
dengan kehadiran mahasiswa KKN ini dapat
mengubah kondisi Desa yang berstatus berkembang menjadi Desa berstatus maju.
Selain itu
diungkapkannya ditahun 2025 ini terdapat perubahan tentang penilaian status
kondisi Desa, yang dulunya berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) saat ini
menjadi indeks Desa.
“Dalam beberapa
penilaian dan indikator penilaian yang dilakukan oleh kawan-kawan di Pemdes (Pemerintah
Desa) dan Pendamping Desa, ada beberapa Desa yang mengalami perubahan status,”
katanya.
“Mudah-mudahan dengan
adanya kegiatan tematik mahasiswa KKN UNMUL yang dilakukan di seluruh wilayah Desa
dan Kelurahan di Kukar akan berkontribusi dalam proses perubahan status Desa,”
tambah Elvandar.
Dirinya juga
menambahkan pihak DPMD dalam waktu dekat ini akan memberikan surat dan
instruksi kepada Desa-desa maupun Kelurahan yang menjadi lokasi KKN, agar
pihak-pihak terkait dapat menerima dan memfasilitasi mahasiswa tersebut dalam
menjalankan pengabdiannya.
Ia juga menyoroti
konsep KKN saat ini yang sudah bertransformasi dengan arah, tujuan dan program
yang jauh lebih baik.
Kabid DPMD ini juga berpesan kepada seluruh mahasiswa KKN di Kukar, Dengan pola KKN saat ini yang mengusung empat tema pengabdian kepada masyarakat dapat berdampak positif kepada Desa maupun Kelurahan.
“Semoga dengan pola
KKN tematik ini sangat berkontribusi untuk perubahan maupun perbaikan di desa
maupun kelurahan yang menjadi lokasi KKN mereka,” tutupnya. (Adv/Tan)