Dorong Ekonomi Berau, Otoritas Bandara Udara Wailayah VII Rancang Penerbangan Kargo dan Jalur Udara Baru

img

POSKOTAKALTIMNEWS, BERAU : Potensi ekonomi dan pariwisata di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, diyakini akan semakin berkembang jika didukung oleh pembukaan rute penerbangan baru dan jalur khusus kargo. Hal ini disampaikan oleh Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah VII, Ferdinan Nurdin, yang kini membawahi tiga Provinsi: Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Utara.

 

Ferdinan mengungkapkan, beberapa upaya yang sudah dirintis sebelumnya perlu dilanjutkan oleh Kepala Bandara Berau yang baru. Salah satunya adalah mewujudkan penerbangan kargo untuk mendukung distribusi barang, termasuk hasil perikanan dan komoditas unggulan daerah.

 

"Pesawat khusus kargo sudah lama kita rencanakan, tapi sampai sekarang belum terwujud. Ini perlu digalakkan kembali," jelasnya.

 

Selain itu, Ferdinan juga menyampaikan pentingnya menghidupkan kembali rute penerbangan yang pernah ada, seperti Berau–Yogyakarta, serta membuka jalur baru Berau–Manado. Rute Manado dinilai strategis karena kota tersebut menjadi pintu masuk wisatawan asing, khususnya dari Tiongkok, melalui penerbangan langsung Guangzhou–Manado. Dengan koneksi ke Berau, akses menuju destinasi wisata bahari seperti Maratua akan lebih singkat dan ekonomis.

 

Ferdinan juga mengaitkan pengembangan rute udara dengan proyek-proyek strategis di wilayah sekitar. Ia menyebut adanya operasi PT Kiani Kertas, mega-proyek di Tanah Kuning senilai Rp2.000 triliun, serta rencana eksplorasi minyak di Binuang yang jaraknya sekitar satu jam dari bandara. "Proyek-proyek ini otomatis akan meningkatkan okupansi penerbangan dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat," ujarnya.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut akan memberikan kepastian bagi pengguna jasa transportasi udara sekaligus mengurangi risiko keluhan wisatawan. Dengan perencanaan yang matang, ia yakin Berau akan menjadi salah satu pusat penerbangan dan logistik penting di Kalimantan Timur. (sep/FN)